Akses Manokwari – Mansel Terputus, Warga Tumpuk Material dan Bakar Ban di Jembatan Maruni

Jembatan Maruni di Blokade, buntut belum tuntasnya penyelesaian denda atas kasus begal di jalan pahlawan beberapa pekan lalu. (foto: SS vidoe amatir warga)

MANOKWARI – Akses darat yang menghubungkan Kabupaten Manokwari dan Manokwari selatan terputus sesaat setelah jembatan Maruni, diblokade warga menggunakan material tanah dan membakar ban bekas sejak Senin (7/8/2023) pagi tadi. Hingga pukul 11.14 WIT, jembatan Maruni masih di blokade warga.

Pemblokadean jalan yang dilakukan sekelompok warga itu merupakan buntut dari belum dibayarnya tuntutan denda atas tindakan pembegalan beberapa pekan lalu di Jalan Pahlawan yang berujung saling serang antar dua kelompok.

“Jembatan masih di palang, kami tidak bisa turun ke kota. Sudah dari pagi hingga siang ini,” ujar seorang warga setempat kepada media ini. Dia berharap aparat bisa bernegosiasi agar akses jalan bisa kembali dilalui.

Sebelumnya, informasi pemblokadean jalan ini sudah sebar sekelompok orang sejak Minggu (6/8/2023) kemarin. Mereka melakukan pemalangan karena hingga bataa waktu yang disepakati, pihak keluarga pelaku belum memenuhi permintaan tuntutan denda atas tinsakan pembegalan yang terjadi di Jalan Pahlawan lorong samping Pengadilan Manokwari beberapa pekan lalu.

(DTM/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *