Asprov PSSI PB Dorong Pengembangan SDM, Puluhan Pelatih dan Wasit Ikut Kursus Pelatihan Lisensi Nasional

Atas : Kursus pelatih lisensi C Diploma PSSI, Rabu (20/8/2025). Bawah Kiri : Ketua Asprov PSSI Papua Barat Faisal Kelian. Bawah Kanan : Coach Zaenal Abidin Zapello. (RED/NN)

MANOKWARI – Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Papua Barat, menggelar pelatihan untuk wasit lisensi C2 Nasional dan pelatih lisensi C Diploma PSSI.

Sebanyak 40 lebih peserta hadir saat pembukaan di aula Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat di Manokwari, Rabu (20/8/2025).

“Tujuannya untuk pengembangan SDM pelatih maupun wasit untuk mendapatkan lisensi setingkat di atas lisensi sebelumnya,” terang Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Papua Barat Faisal Kelian.

Peserta tak hanya berasal dari Manokwari Raya dan kabupaten lain di Papua Barat, tetapi juga berasal dari beberapa daerah di Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

Pelatih yang turut serta dalam kegiatan ini berasal dari Raja Ampat, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Manokwari Raya, sedangkan wasit diantaranya berasal dari Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Biak dan Papua Tengah.

“Bahkan, ada dua peserta wanita khusus untuk pelatihan wasit. Kita memang ingin agar ke depan sepakbola Papua Barat maju dan berkembang,” sambung Faisal.

Pelatihan wasit lisensi C2 Nasional berlangsung hingga 26 Agustus, sedangkan pelatihan pelatih lisensi C Diploma PSSI hingga 1 September.

“Materi berupa teori dan juga praktek lapangan yang menggunakan sport center Unipa. Kita datangkan instruktur profesional dengan menyurati PSSI. Tujuannya menghasilkan wasit dan juga pelatih profesional sesuai jenjang lisensi,” ujarnya lagi.

Sebelumnya Asprov PSSI Papua Barat, telah mengumumkan rencana pelatihan wasit dan pelatih, terutama untuk tujuh Askab di Papua Barat. Namun beberapa diantaranya tak hadir.

“Mungkin karena terkendala anggaran, tapi beberapa peserta diantaranya ikut pelatihan dengan biaya pribadi termasuk yang dari luar Papua Barat,” kata Faisal.

Pelatihan yang merupakan program Asprov PSSI Papua Barat tahun 2025, melibatkan dua instruktur dari PSSI, yakni coach Zaenal Abidin Zapello dan coach Yopie Riwoe.

Zaenal dalam keterangan singkat menyebutkan penilaian pelatih lisensi C Diploma dibagi ujian teori umum dan khusus serta dua kali ujian praktek.

“Secara teknis, teori mulai pagi hari dilanjutkan praktek sore hari selama pelatihan,” singkat Zaenal yang khusus menangani pelatih.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!