Data Pertanian Bukan Sekedar Angka, Wabup Kaimana : Itu Pondasi Ekonomi Berkelanjutan

BPS Kaimana dalam gelaran FGD pembinaan statistik sektoral.

KAIMANA – Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada mengapresiaai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Pembinaan Statistik Sektoral yang di gelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana.

Menurutnya, kegiatan itu penting dilaksanakan sebagai penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya data pertanian yang merupakan jembatan untuk menghasilkan inovasi, dan memastikan bahwa pertanian menjadi sektor ekonomi berkelanjutan.

“Ketersedian data pertanian bukan hanya sekedar angka, namun juga merupakan pondasi dari visi ekonomi berkelanjutan,” ungkap Wabup saat membuka kegiatan itu disebuah hotel di Kaimana, Senin kemarin.

Menurutnya, sektor pertanian, perkebunan, leternakan, kehutanan, dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, telebih khusus Kabupaten Kaimana dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menjadi sumber pangan.

“Merujuk sumber data BPS Kaimana, sektor pertanian menduduki posisi teratas dalam share PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) di Kabupaten Kaimana dan terdapat sekira 45 % penduduk Kaimana yang bekerja di sektor tersebut,” ungkapnya.

Dia lalu mengingatkan bahwa daerah
sedang menghadapi tantangan dalam mengelola data pertanian. Data yang terfragmentasi, kualitas data yang bervariasi, serta kurangnya aksesibilitas merupakan masalah yang perlu disikapi, untuk dapat mengelola sumber daya yang lebih efisien sebagai bagian integral dari ekonomi berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BPS Kaimana Masadi Yanry Koupun mengatakan, eksistensi data pertanian di Indonesia merupakan pondasi ekonomi berkelanjutan.

“Data sektor pertanian memiliki peran penting dalam pencapaian beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs), terutama dalam mempromosikan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, dan pelestarian lingkungan,” terangnya.

Itu sebabnya, BPS berkomitmen untuk menyediakan data pertanian yang akurat dan terpercaya dan menjadi benchmark bagi kebijakan, investasi, dan tindakan yang diarahkan untuk mencapai target SDGs terkait pertanian dan ketahanan pangan guna mendukung perencanaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia khususnya Kabupaten Kaimana.

(REN/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *