Dinas Ketahanan Pangan Siapkan 6 Pasar Murah di Manokwari

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Lasarus Ullo. (Foto: RED)

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat, mengantisipasi kelangkaan pangan jelang akhir tahun 2023. Ini sesuai dengan arahan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Lasarus Ullo menyebut pasar murah merupakan satu cara menggerakkan bantuan pangan bagi masyarakat.

“Kita sudah tiga kali gelar gerakan pangan murah lewat pasar murah. Akan ada enam kali pasar murah lagi untuk masyarakat Manokwari,” bebernya kepada nokennews.com, Selasa (3/10/2023).

Bapanas sendiri mengarahkan pasar murah khusus untuk ibu kota provinsi, baik di Manokwari Papua Barat dan kota, kabupaten dan Sorong Selatan di Papua Barat Daya.

“Bantuan pangan instan seperti bihun, kornet, sarden dan minyak goreng, dikemas dalam gerakan pangan murah,” terangnya.

Diakui bantuan pangan beras dari pemerintah melalui Bulog dengan pengawasan bersama untuk mencegah praktik nakal oknum pedagang.

“Kita ikut mengawasi dengan harapan masyarakat mendapat beras dengan harga terjangkau,” paparnya.

Ketahanan pangan lanjut dia, sesuai arahan penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw dalam penanganan bersama stunting, kemiskinan ekstrim serta inflasi.

Lasarus mengatakan cadangan pangan dalam bentuk bantuan disiapkan untuk masyarakat Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Kaimana.

“Disesuaikan dengan anggaran. Bantuan untuk tahun ini tidak sama besar dengan sebelumnya,” pungkasnya.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *