Dinkes Kaimana Latih Nakes Deteksi Dini Resiko PTM

Nakes di Kaimana saat mengikuti pelatihan Deteksi dini Penyakit Tidak Menular.

KAIMANA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana kembali meningkatkan kapasitas Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk bisa melakukan deteksi dini Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana Jubair Rumakat mengatakan, PTM justru lebih berbahaya dan beresiko tolinggi penyebabkan kematian.

“PTM ini seperti penyakit jantung, darah tinggi, asam urat, kolesterol dan sebagainya yang aktor disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang berlebihan,” ujarnya dalam pembukaan pelatihan, Rabu (4/10/2023).

Kata dia, PTM perlu mendapatkan penanganan dan detektas dini mengingat pola penyakit zaman sekarang telah bergeser, dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.

Dikatakan Rumakat, pada wilayah Indonesia Timur, masyarakat lebih cenderung ke penyakit menular seperti ISPA, Diare, Tuberkulosis dan sebagainya sedangkan wilayah Indonesia barat masyarakat lebih cenderung ke penyakit tidak menular seperti, penyakit jantung, asam urat, kolesterol dan Gangguan jiwa.

“Kita bisa mencegah agar terhindar dari penyakit tidak menular. Selain pola makan dan hidup sehat, kita juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” terangnya.

Dia berharap, pelatihan itu bisa menjadikan para nakes semakin tanggap dan dapat mendeteksi penyakit tidak menular dengan melakukan sistem pelaporan yang baik, sehingga nantinya dinas bisa melakukan perencanaan bahan habis pakai.

(REN/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *