Dominggus Mandacan : Jangan Percaya Janji Palsu Oknum Dalam Seleksi JPT

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, memberi keterangan kepada awak media, Jumat (22/8/2025).

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, mengingatkan oknum tidak bertanggungjawab yang mencatut namanya dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama.

“Saya ingatkan, ada oknum atau pihak lain mengatasnamakan nama gubernur untuk meloloskan peserta seleksi,” tegasnya, Jumat (22/8/2025).

“Ada oknum yang mengaku bisa berkomunikasi dengan gubernur untuk meloloskan peserta seleksi. Itu penipuan,” sambung Dominggus.

Ia mengimbau peserta seleksi JPT segera melapor ke pihak kepolisian, jika ada oknum atau pihak yang melancarkan aksi tak terpuji seperti itu.

Mantan Bupati Manokwari dua periode ini tak pernah meminta sesuatu dari peserta seleksi JPT. Itu diterapkan sejak ia bekerja dari awal sebagai staf biasa hingga menjadi pejabat publik.

“Saya kerja dari rambut masih hitam sampai sekarang sudah berubah warna menjadi putih, tidak pernah sekalipun meminta sesuatu saat seleksi pejabat,” paparnya.

Yang ia heran, aksi ini kerap terjadi dalam beberapa seleksi pagelaran seleksi jabatan. Meski demikian, ia sudah mendapat laporan.

“Yang saya tahu, masih saja ada oknum yang jual nama saya apalagi untuk mendapat jabatan. Ini tiddk benar,” terangnya lagi.

Panitia seleksi diminta bertugas sesuai aturan, baik dari awal pendaftaran hingga seleksi tahap akhir sehingga nantinya menghasilkan pejabat yang berkompeten.

Dominggus juga menyampaikan pesan kepada peserta seleksi JPT untuk mengandalkan dan berdoa kepada Tuhan, bukan mengandalkan ulah oknum tiddk bertanggungjawab.

“Tergantung dari doa masing-masing, ingat selalu andalkan Tuhan,” singkatnya.

Seleksi JPT Pemprov Papua Barat tahun 2025, kini masuk tahap seleksi penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural. Setelah itu masuk seleksi presentasi dan wawancara dan pengumuman tanggal 22 September.

Hasil seleksi JPT diketahui untuk mengisi 17 jabatan eselon IIa dan IIb. Selain itu, seleksi berbeda juga akan dilakukan untuk pejabat eselon III dan IV.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!