Daerah  

Dukung Ketahanan Pangan, Kodam XVIII/Kasuari Optimalkan Ribuan Hektar Lahan Tidur

Aster Kodam XVlll/Kasuari Kolonel Infantri Jimmy Rihi Tugu. (Foto: ELS)

MANOKWARI – Kodam XVIII/Kasuari mendukung ketahanan pangan sesuai instruksi pemerintah pusat dengan tujuan menguatkan kemandirian pangan daerah.

Aster Kodam XVlll/Kasuari Kolonel Infantri Jimmy Rihi Tugu mengungkap sekira 4 ribu hektar lahan tidur yang dibuka TNI sejak tahun 2016 hingga 2019.

“Dari ribuan hektar itu tidak semua efektif,” ujarnya usai rakornis perluasan sawah dan optimalisasi lahan tahun 2024 se-Papua Barat-Papua Barat Daya di kantor gubernur, Senin (13/11/2023).

Diakui arahan Pangdam dan Pj Gubernur sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar mengoptimalkan kembali lahan tidur yang sudah tersedia.

Untuk itu jajaran Kodam Kasuari diperintahkan mendukung dinas terkait. Ini pun sesuai hasil vicon bersama Wapres dan Menteri Pertanian juga Panglima TNI dan Kapolri.

“Arahan Wapres optimalkan kembali lahan tidur. Jajaran Kodam Kasuari siap backup. Untuk targetnya masih dihitung,” bebernya.

Ia menyebut beberapa kendala yang mengakibatkan kurang optimalnya lahan tidur yang dibuka sejak 7 tahun lalu seperti SDM, dukungan peralatan dan juga ketersediaan air.

Meski demikian Jimmy mengaku pengembangan lahan tidur menunjukan kemajuan, salah satunya Kabupaten Maybrat. Dalam hal ini lebih pendekatan pangan daripada pendekatan keamanan.

“Orang pusat beranggapan daerah (Maybrat) itu kelabu, istilah militernya imbang-imbang. Tapi kita ubah disana menjadi lahan hijau,” tandasnya.

Lahan tidur 4 ribu hektar yang dibuka tahun 2016 mencakup Manokwari, Manokwari Selatan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat, Bintuni, Fakfak dan Teluk Wondama.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *