Golkar Papua Barat Minta Para Pihak Hentikan Penggiringan Opini Miring

Kuasa Hukum Pj Gubernur Papua Barat, Heryanto SH

MANOKWARI – DPD Golkar Papua Barat meminta para pihak untuk menghentikan pinggiringan opini terkait
dengan penyebaran foto seseorang memegang uang disertai foto seorang Caleg dari Partai Golkar serta serangan lain yang berdampak pada citra partai seperti tudingsn terhadap anggota DPRD Manokwari yang kembali mencalonkan diri.

Kuasa Hukum DPD Golkar Papua Barat, Heriyanto menyebut, kasus wanita memegang uang dan foto caleg sudah di tangani sentra Gakkumdu. Selain itu, sudah ada pengakuan dari wanita tersebut bahwa itu merupakan tindakan iseng serta uang itu adalah milik pribadinya.

“Saya pikir sudah jelas dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 bahwa politik uang harus dibuktikan dengan keaktifan sedang memberikan uang, bukan foto orang pegang uang. Peristiwa itu belum bisa dikatakan sebagai perbuatan melawan hukum,” ungkapnya dalam rilis yang diterima media ini, Kamis (22/2/2024).

Kemudian, lanjut Heriyanto, soal tuduhan lainnya terkait kemenangan calon anggotan DPRD Kabupaten atas nama Suryati yang dituduh tidak pernah berbuat apa-apa bagi masyarakat.

“Ini unsur fitnah yang keji mengingat terpilihnga Suryati seorang DPRD Kabupaten merupakan upaya 5 tahun melayani masyarakat Papua Barat, khususnya di daerah pemilihannya,” terangnya.

Menurut Heriyanto, terpaan dan tudingan penggiringan Opini terhadap Golkar ini tidak terlapas dari Partai Golkar sebagai pemenang pemilu di Provinsi Papua Barat.

“Kami memahami bahwa ini perlu diklarifikasikan karena mengingat citra Partai Golkar sedang harum di tengah masyarakat. Partai Golkar juga sudah bekerja nyata ditengah masyarakat. Bahkan karya-karya Partai GOLKAR sudah bisa dirasakan oleh masyarakat Papua Barat,” tegasnya.

(RLS/NN)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *