Hadir Sejak Zaman Belanda, Warinussy Sebut Polres Manokwari Layak jadi Polresta

Polres Manokwari diperkirakan sudah ada tahun 1952 dengan sebutan Detachment Algemeen Politie Manokwari. (Istimewa)

MANOKWARI – Polres Manokwari merupakan salah satu satu Polres tertua di Tanah Papua sejak zaman Hindia Belanda menduduki Tanah Netherland Nieuw Guinea atau kini Tanah Papua.

Diperkirakan sejak tahun 1952, Polres Manokwari sudah ada dengan sebutan Detachment Algemeen Politie Manokwari. Sisa bangunan bagian depan diantaranya kini menjadi ruang kerja Kapolres Manokwari dan ruang SPKT, merupakan peninggalan Kantor Detachment Algemeen Politie Manokwari tersebut.

Meski infrastrukturnya sudah banyak berubah, namun ruangan Satreskrim dan juga ruang tahanan juga peninggalan masa pemerintahan Belanda, termasuk Asrama Polisi (Aspol).

“Kini sekira 70 tahun usia bangunan dan sisa peninggalan Kantor Polisi jaman Belanda,” rilis Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy, Selasa (14/6).

Ia menilai susah saatnya pemerintah daerah baik Pemprov Papua Barat dan Polres Manokwari memberi perhatian untuk proses rehabilitasi gedung Mapolres.

Ia mencontohkan bagaimana Polres Manokwari menjalankan tugas sebelum pemekaran Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak termasuk Teluk Wondama.

Warinussy menyebut lokasi Mapolres Manokwari ini ditata sebagai salah satu Polresta yang memiliki sejarah dalam konteks penegakan hukum dan penyelenggaraan keamanan dan kertiban masyarakat (Kamtibmas) di Manokwari dan sekitarnya.

Advokat senior ini sangat menyambut baik jika peningkatan status Polres Manokwari menjadi Polresta. Dengan demikian struktur kepemimpinan juga akan berubah.

“Polresta dipimpin Komisaris Besar (Kombes) Polisi, wakilnya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Begitu juga dengan jajaran di bawahnya,” tulisnya. (RLS/RED)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *