Disekap Seminggu, Wanita Ini Lolos dan Polisikan Oknum Anggota Dewan



Foto : GRY (31) saat melapor ke Polres Teluk Bintuni. Sempat disekap dan dianiaya namun berhasil meloloskan diri. (Dok.Res Teluk Bintuni)

TELUK BINTUNI, Nokennews.com – Polres Teluk Bintuni, sedang menangani kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oknum anggota DPRD berinisial RT, terhadap seorang perempuan GRY alias Greti (31).

GRY merupakan warga yang berdomisili di kampung Argosigemerai, Jalur 02, SP V Teluk Bintuni, mengalami sejumlah luka lebam di bagian wajah.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hans R. Irawan, melalui Kanit SPKT IPDA Sahabudin didampingi Aiptu Abd Muid Taha membenarkan kasus ini, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : STTLP/76/VIII/2020/Papua Barat/Res Teluk Bintuni/SPKT, tanggal 13 Agustus 2020.

Saat melapor, GRY mengaku disekap selama satu minggu dalam sebuah rumah di kampung Argosigemerai SP V. Selama itu ia diduga mengalami penganiayaan berat oleh terlapor (RT), tetapi berhasil meloloskan diri setelah ada kesempatan.

Foto : Laporan Polisi yang dibuat GRY, 13 Agustus 2020. (Dok.Res Teluk Bintuni)

IPDA Sahabudin membenarkan pula kasus ini sudah ditangani satuan Unit Serse (Reskrim) Polres Teluk Bintuni.

“Kasus ini sudah sampai ke tangan penyidik,” singkatnya melalui pesan elektronik.

Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak dan KB kabupaten Teluk Bintuni, melalui Kabid Perlindungan Pemberdayaan Perempuan, Jelila Maidepa ikut membenarkan dugaan kasus penganiyaan ini.

“Kami akan beri pendampingan untuk kasus ini. Selasa (18/8/2020) kami akan berkordinasi dengan Polres,” singkatnya. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan