Hujan Batu dan Ledakan Petasan Warnai Bentrokan Malam Hari di Manokwari



Bentrok dua kelompok pemuda di Jalan Yos Sudarso Sanggeng Manokwari, Kamis (14/10/2021) tengah malam. (pzk/nn)

MANOKWARI – Dua kelompok pemuda di Manokwari, Papua Barat, terlibat saling serang, Kamis (14/10/2021) pukul 00.30 WIT. Ke dua kelompok ini berbalas serang hingga tiga jam.

Hujan batu dan ledakan petasan tak terelakan di Jalan Yos Sudarso Sanggeng, tepatnya depan eks hotel Mutiara.

Dari informasi yang dihimpun, insiden ini bermula dari aksi pemalakan di sebuah warung nasi kuning dekat lokasi bentrokan.

Saat itu, beberapa pemuda yang dalam kondisi mabuk, memalak sekelompok muda-mudi lain. Kelompok pemalak bahkan menganiaya beberapa orang yang hendak membeli nasi kuning.

Dalam hitungan menit, kelompok pemuda yang tidak terima beberapa rekannya dianiaya, mendatangi lokasi dan akhirnya terlibat bentrok.

Regu piket dari Brimob Polda Papua Barat dan Polres Manokwari bersama sejumlah personil Kodim 1801/Manokwari, kemudian diterjunkan ke lokasi.

“Sudah ada satu regu dari Mako Brimob bersama rekan-rekan dari Polres Manokwari di lokasi,” singkat Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Sammy Ronni Tabaa, via pesan elektronik.

Namun upaya untuk meredam bentrokan tak berjalan mulus karena berlangsung dalam kondisi yang cukup minim penerangan (gelap)

Selan dua jam, akhirnya negosiasi antara aparat dan tokoh warga setempat berhasil melerai ke dua kubu. Pertikaian ini pun disudahi pukul 02.30 WIT.

Danramiil 1801-01/Kota Manokwari, Mayor Inf. Dalizatulo Mendrofa membenarkan ke dua kubu sepakat menghentikan pertikaian dan membubarkan diri.

Sementara, kelompok pemuda yang dirugikan akibat penganiayaan itu, akan menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi. (pzk/nn)

Author

admin

Tinggalkan Balasan