Kejahatan Jalanan di Manokwari Marak, Polisi Diminta Lebih Tegas



Foto : Wakil Ketua I DPRD Manokwari, Norman Tambunan SE. Polisi diminta lebih tegas menindak pelaku kejahatan di Manokwari. 

MANOKWARI, Nokennews.com – DPRD Kabupaten Manokwari, mendukung Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Tornagogo Sihimbing dan Kapolres Manokwari, AKBP Deddy Foury Millewa, untuk memberantas aksi begal di Manokwari, Papua Barat.

Pihak kepolisian, diminta lebih tegas menindak para begal, curas dan jambret atau aksi kejahatan jalanan. Aksi ini pun dinanti publik Manokwari, karena kian meresahkan.

Wakil Ketua I DPRD Manokwari, Norman Tambunan SE, mengungkap dukungan itu dalam bentuk persetujuan anggaran pengamanan yang didanai Kesbangpol.

“Setiap tahun anggarannya kita setujui, tetapi targetnya apa saja. Berapa begal yang sudah ditangani, kinerjanya harus sesuai dengan anggarannya,” terangnya, Selasa (28/4/2020) di Manokwari.

Menurut dia, DPRD menyetujui alokasi anggaran penanganan keamanan sesuai tupoksi. Dan, menjadi tugas aparat keamanan untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan di Manokwari, sesuai dukungan anggaran.

Foto : Patroli rutin malam hari personil Polda Papua Barat di Manokwari. (pzk/nn)

Di sisi lain Ia menampik jika ada pendapat yang menghubungkan aksi begal marak akibat kesenjangan ekonomi dari dampak Covid-19 di Manokwari.

“Begal ini bukan masalah baru dan tidak muncul saat pandemi Covid-19. Ini masalah lama dan harus diseriusi pihak terkait. Jangan dihubung-hubungkan dengan masalah ekonomi,” terangnya.

Norman meminta aparat bertindak tegas dan mengembalikan rasa nyaman bagi warga Manokwari. Apalagi, komplotan begal ini diduga diikuti beberapa residivis yang sebelumnya menghuni Lapas Manokwari.

“Saya apresiasi langkah Kapolda Papua Barat, yang membentuk tim khusus untuk menangani begal di Manokwari,” singkat politisi Golkar ini.

Sebelumnya Polda Papua Barat, membentuk tim dengan mengerahkan ratusan personil gabungan Polda-Polres dan Polsek, untuk memburu para begal di Manokwari.

Patroli rutin setiap malam dilakukan dengan ke sejumlah titik yang dianggap rawan, dan juga mendirikan pos 1×24 jam di eks Polda lama, Jalan Pahlawan Manokwari Barat. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan