Kematian Riko Tahanan Polres Sorkot Tak Wajar, Keluarga Tuntut Polisi Transparan



Foto : Kerabat Riko saat berdemo di Polres Sorong Kota, Senin (31/8/2020). (sws/nn)

SORONG, Nokennews.com – Keluarga GKR alias Riko, tahanan yang meninggal Kamis (23/8/2020) lalu, mendatangi Polres Sorong Kota. Mereka menuntut keadilan atas peristiwa yang menimpa pria berusia 21 tahun tersebut.

Ibu Riko menilai ada unsur kesengajaan dengan membiarkan anaknya dianiaya dalam ruang tahanan. Ia tak terima kedua kaki anaknya ditembus timah panas petugas.

Rosita Urbinas, ibunda Riko mengaku menyerahkan sendiri anaknya ke polisi karena terlibat kasus kriminal. Namun belum sampai 24 jam, Riko dikembalikan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Anak saya dikembalikan Jumat, 28 Agustus pagi dengan sejumlah luka bekas penganiayaan,” ujarnya, Senin (31/8/2020) saat berdemo di Mapolresta Sorong.

“Hidung bengkak, pipi pecah, tangan patah, dua bekas tembakan di betis. Saya periksa semua,” terangnya lagi.

Sederet luka dan lebam itu didapati saat memeriksa tubuh anaknya setelah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Rosita juga menyayangkan tidak transparannya pihak Polres Sorong Kota, yang tidak memanggil pihak keluarga saat pembersihan jenazah.

Foto : Kapolres Sorong Kota, AKBP Ari Nyoto Setiawan. (sws/nn

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengungkap pemeriksaan internal sedang digelar Propam Polda Papua Barat.

“Hingga Senin siang, penjaga ruang tahanan dan barang bukti sudah diperiksa,” paparnya.

Ia menjelaskan pemeriksaan dilalukan sejak H+1 kejadian. Bukti-bukti temuan akan dikembangkan dan pemeriksaan saksi akan dilakukan maksimal.

Kapolres menegaskan tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Siapa pun oknum anggotanya yang bersalah, akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Buat apa saya tutupi. Kalau terbukti, tetap diproses,” tegasnya sembari membenarkan terdapat luka tembak di bagian kaki.

Tambahnya, tembakan itu untuk melumpuhkan Riko yang hendak melarikan diri dengan cara memecahkan pintu kaca salah satu ruangan Mapolresta.

Demo digelar kerabat Riko bersama sejumlah warga Pulau Doom Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong. Aksi ini diwarnai sejumlah famplet berisi tuntutan keluarga dan juga diikuti musisi Edo Kondologit.

Sebelumnya Riko, pelaku kasus Curas dan pemerkosaan sesuai Pasal 339 jo Pasal 365 jo Pasal 285 ayat 3 KUHP. Ia diamankan di Rutan Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat. (sws/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan