Kisah Korban Jambret, Dipepet, Tali Tas Dipotong Pisau Pelaku



D, Salah satu korban jambret di Manokwari, Papua Barat. (pzk/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Aksi Jambret di Manokwari, Papua Barat kian menjadi. Para pelaku tak segan melukai korban demi mendapatkan barang incaran. Mereka (pelaku) semakin berani beraksi di tengah keramaian kota.

Pada umumnya kaum hawa menjadi target pelaku, terutama saat melintas seorang diri di tempat yang kurang pencahayaan nan sepi.

Salah satunya perempuan lajang berinisial D. Ia menjadi korban jambret di Jalan Pahlawan, tanjakan menuju eks Polda PB, Selasa (19/1/2021) malam sekira pukul 20.00 WIT. Tak tanggung-tanggung, telapak tangannya terluka akibat perbuatan pelaku.

“Saya dari arah Wosi. Pas di tanjakan, dua pelaku menggunakan satu motor tiba-tiba mepet. Salah satunya mengiris tali tas dengan pisau dan mengenai telapak tangan kanan saya,” kisahnya saat ditemui, Jumat (22/1/2021) di Manokwari.

Sayangnya D yang bekerja di salah satu rumah sakit di Manokwari ini, tak mengenali wajah pelaku. Namun diyakini keduanya masih berusia remaja.

Meski tasnya dibawa lari pelaku, ia bersyukur masih selamat dari kejadian itu. Apalagi kondisi di sekitar lokasi kejadian cukup minim pencahayaan.

Sebelumnya pukul 18.30 WIT, ibu rumah tangga berinisial HI juga menjadi korban di Jalan S.Condronegoro Reremi Yapis Manokwari Barat.

Pelaku memotong tali tas bawaan HI dengan menggunakan pisau cutter. Akibatnya, punggung bagian kirinya terluka. Beruntung irisan pisau pelaku terhalang tebalnya jaket yang dikenakan saat itu.

“Saya pulang dari Manggoapi dengan motor, putar balik di haji saleh naik ke arah Yapis. Dua pelaku mepet dari sebelah kiri dan memotong tali tas saya,” beber HI.

Sama dengan kejadian yang dialami D, HI juga mengaku pelaku masih berusia remaja. Mereka berboncengan dan satu dari dua pelaku (yang dibonceng) yang bertugas memotong tali tas korban.

Terakhir, ibu rumah tangga berinisial J. dijambret di Jalan Pertanian Wosi Dalam, Kamis (21/1/2021) pukul 22.00 WIT.

“Saya dari Sanggeng hendak pulang ke rumah. Saat di gang masuk, dua orang berboncengan, salah satunya menarik tas dan langsung kabur,” paparnya sembari menduga telah dibuntuti sebelumnya.

Ketiga korban berharap polisi segara menangkap para pelaku yang aksinya kian meresahkan. Jika benar pelakunya masih berusia remaja, setidaknya masih ada waktu untuk dididik agar perilakunya berubah di kemudian hari.

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya SIK, mengingatkan warga untuk tetap waspada, terutama saat berkendara dan melintasi jalan yang sepi.

“Rata-rata para pelaku menyasar kaum perempuan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, sebaiknya segera melapor, kami bertindak segera,” pesannya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan