Pabrik Milo di Hutan Utara Manokwari Digrebek, Satu Pelaku Kabur



Pabrik Milo jenis Cap Tikus di tengah Hutan Warbefor, Distrik Manokwari Utara. Satu pelaku masih dikejar polisi. (Dok.Res Narkoba)

MANOKWARI, NokenNews.com – Pabrik minuman lokal (Milo) di hutan kampung Warbefor Distrik Manokwari Utara, digrebek Tim Opsnal Satuan Reskrim Narkoba Polres Manokwari. Satu pelaku dan seorang pembeli pun akhirnya melarikan diri ke hutan.

“Penggrebekan Sabtu (30/1/2021), dua orang sedang memasak CT. Mereka melarikan diri karena kaget. Salah satunya berhasil ditangkap,” ungkap Kasat Res Narkoba Polres Manokwari, Iptu Masudi, Selasa (2/2/2021).

Pelaku yang diamankan berjenis kelamin perempuan, MRT alias M. Sementara seorang yang hingga kini dalam proses pengejaran tak lain adalah suaminya. Satu orang lain yang diduga sebagai pembeli juga sedang dicari.

Polisi menemukan tiga botol plastik sedang dan satu botol berukuran besar berisi minuman Cap Tikus siap edar. Di lokasi itu juga ditemukan serangkaian bahan baku dan peralatan yang digunakan untuk produksi miras.

“Sudah dua bulan pabrik miras oplosan ini berjalan. Per hari, mereka hasilkan 10-20 liter Cap Tikus,” terangnya.

“Barang bukti di lokasi itu sudah dihancurkan. Yang DPO inisialnya masih samar-samar, kemungkinan pemain baru karena namanya tidak terdaftar dalam list,” beber Iptu Masudi lagi.

Saat ini penyidik sedang melengkapi berkas MRT dan diperkirakan pelimpahan tahap I segera dalam waktu dekat. Ia dikenakan pasal 204 ayat 1 KUHAPidana atau pasal 135 UU RI Tahun 2015 tentang Pangan, Junto pasal 55 ayat 1.

“Ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Untuk suaminya kami imbau serahkan diri segera. Tetap kami kejar,” tegasnya.

Beberapa barang bukti yang diamankan saat ini berada di Polres Manokwari, diantaranya Empat tong air berukuran besar, tiga ember plastik (besar) dan satu buah panci yang digunakan untuk memasak CT. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan