Perkara Pertamina Berlanjut, Giliran Gubernur Ajukan Banding



Pemilik ulayat yang menggugat PT. Pertamina (persero) saat berdemo di Kejaksaan Tinggi Papua Barat, belum lama ini. (pzk/nn)

MANOKWARI – Perkara perdata lahan PT. Pertamina di Pengadilan Negeri Manokwari, masih berlanjut. Usai putusan yang memenangkan pihak penggugat (pemilik ulayat), PH Gubernur Papua Barat sebagai tergugat III menyiapkan banding.

Kuasa hukum Gubernur Papua Barat, Yan Christian Warinussy, SH menjelaskan banding atas perkara perdata dengan Nomor : 23/Pdt.G/2021/PN.Mnk di Pengadilan Negeri Kelas I B Manokwari.

“Kami menunggu salinan putusan perkara, kemudian menyusun memori banding dan diajukan secara resmi,” ujar Warinussy, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya langkah itu praktis membuat putusan Pengadilan Negeri Manokwari belum memiliki kekuatan hukum yang tetap.

Dalam perkara ini PT. Pertamina (Persero) di Jakarta sebagai Tergugat I dan Depot PT Pertamina (Persero) TBBM Manokwari Marketing Operation Region VIII di Manokwari sebagai Tergugat II.

Kemudian, Gubernur Papua Barat sebagai Tergugat III, Bupati Manokwari sebagai Tergugat IV, Merry Vony Sorbu, Denny Demianus Sorbu serta Yermina Yeni Sorbu selaku Tergugat V, Tergugat VI, dan Tergugat VIII.

Sedangkan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Kantor Pertanahan Kabupaten Manokwari sebagai Tergugat VIII.

Para penggugat terdiri atas, Daud Mandacan, Alfonsina Mandacan, Dortea Monika Mandacan Antoni Agustinus Mandacan serta George Gemuruh Mandacan. Mereka mengajukan gugatan sejak 8 April 2021, melalui kuasa hukumnya Erwin Rengga Tandisapo, SH. (pzk/nn)

 

Author

admin

Tinggalkan Balasan