Polda Papua Barat Tetapkan 9 Tersangka HUT West Papua Guinea



Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi SIK. (pzk/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Polda Papua Barat, menetapkan 9 tersangka dari aksi demo memperingati HUT West Papua New Guinea National Congress dan National Eksekutif Council (WPNGNC), Kamis (27/11/2020) di Kota Sorong dan Manokwari.

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi SIK mengungkap hasil pemeriksaan masih akan dikembangkan lebih jauh. Untuk sementara ke-9 tersangka masih ditahan.

“Dari 7 orang yang diperiksa di Kota Sorong, enam orang diantaranya ditetapkan jadi tersangka. Mereka ditahan di Polres Sorong Kota,” ujarnya usai apel gabungan patroli cipta kondisi jelang 1 Desember, Senin (30/11/2020) malam di Manokwari.

Sedangkan dari 29 orang yang diamankan di Manokwari, tiga diantaranya juga ditetapkan menjadi tersangka dan masih ditahan di rumah tahanan Polda Papua Barat.

“Hasilnya kemudian akan disampaikan lebih lanjut. Kita masih lanjutkan pemeriksaan. Akan ada rilis yang digelar Polres Manokwari,” bebernya.

Sebelumnya demo memperingati HUT WPNGNC di Manokwari dan Kota Sorong Papua Barat. Di Kota Sorong, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan aksi dan mengamankan 7 orang.

Dari aksi yang sama di Manokwari, polisi mengamankan 29 orang untuk dimintai keterangan. Hasilnya, tiga diantaranya ditetapkan menjadi tersangka.

Demo itu dinilai pihak kepolisian mengganggu ketertiban umum, tidak melayangkan surat pemberitahuan serta materi demo dianggap melanggar Pasal 6 UU Nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Memang benar, menyampaikan pendapat di muka umum dijamin Undang Undang, tetapi ada aturannya. Jika melanggar, tentu ditindak sesuai hukum yang berlaku,” papar AKBP Adam.

Ditambahkan, poin dalam pasal 6 UU Nomor 9 tahun 1998, diantaranya menghormati hak kebebasan orang lain, menghormati aturan moral yang diakui umum, menaati hukum dan peraturan perundang undang yang berlaku, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan