Polisi Beberkan Pemicu Bentrokan Warga di Manokwari



Foto : Suasana saat bentrok warga di Jalan Sentani, Distrik Manokwari Barat, Sabtu (14/3/2020) siang. Saat ini situasi di lokasi bentrokan telah kondusif.

MANOKWARI, Nokennews.com – Aparat kepolisian membeberkan penyebab bentrokan antar dua kelompok warga yang terjadi di Manokwari, Sabtu (14/3/2020) siang.

Kapolsek Kota Manokwari, IPTU Hanny Salamena mengungkap bentrokan dipicu kasus penganiayaan satu warga Biryosi, yang akhirnya meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Selang waktu berjalan, rumah yang menjadi lokasi kejadian (TKP) di Jalan Sentani, hendak dibersihkan pemiliknya. Namun pihak keluarga korban tidak menerima karena masalah tersebut belum diselesaikan.

“Awal pemicunya seperti itu. Keluarga korban tidak terima karena belum ada penyelesaian secara hukum maupun secara kekeluargaan dari kasus itu,” beber kapolsek.

Sebagai upaya penyelesaian kasus ini, Kapolres Manokwari AKBP Deddy Foury Millewa SIK, mengajak kedua belah pihak untuk bertemu secara kekeluargaan.

“Pak Kapolres ingin kedua belah pihak bertemu secara kekeluargaan hari Senin nanti. Saya diperintahkan untuk menyampaikan kepada kedua pihak,” paparnya.

Secara kasat mata, ia mengaku sempat melihat ada warga yang terkena lemparan batu di bagian pelipis. Namun belum dipastikan karena situasi saat bentrokan tak mendukung.

Disisi lain, situasi lokasi bentrokan di Jalan Sentani dan Jalan Yos Sudarso Sanggeng saat ini telah kondusif. Sejumlah aparat Polres Manokwari, Polsek Kota dan Brimob Polda Papua Barat, tetap disiagakan untuk mengantisipasi kejadian yang sama tidak terulang.

Sebelumnya bentrokan antar dua kelompok warga di Manokwari, Sabtu (14/3/2020), terjadi sekira pukul 13.45 WIT di Jalan Sentani dan Jalan Yos Sudarso, Distrik Manokwari Barat.

Saling serang dengan batu dan kayu serta mercon tak terelakkan. Bentrokan baru redah usai upaya negosiasi aparat bersama tokoh masyarakat setempat. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan