Polres Manokwari Bentuk Timsus, Pantau Peredaran Senpi Ilegal



Foto : Senjata Ilegal yang berhasil diamankan Polda Papua Barat.

MANOKWARI, Nokennews.com – Polres Manokwari akan membentuk Tim Khusus untuk menangani kasus Senjata Api ilegal. Timsus ini baru akan dibentuk Tahun 2020.

Kapolres Manokwari, AKBP Deddy Foury Millewa menerangkan alasan pembentukan timsus Senpi ilegal karena lebih spesifik dan berbeda dengan kasus kriminal biasa.

Menurutnya beragam kasus senpi ilegal di Manokwari, tidak berhubungan dengan Kelompok kriminal bersenjata.

“Belum ada indikasi ke arah sana. Tetapi kita tetap antisipasi. Sejauh ini keberadaan senjata ilegal lebih ke mas kawin,” ujarnya saat konferensi pers akhir tahun 2019, Senin (30/12/2019) di Polda Papua Barat.

Selain mas kawin, keberadaan senjata ilegal juga terkait beberapa kasus pembunuhan yang pernah ditangani Satuan Reskrim Polres Manokwari.

“Belakangan ada juga senpi yang kita amankan itu, digunakan pelaku kasus pembunuhan,” terangnya.

Deddy menambahkan kebanyakan senpi ilegal yang beredar di Manokwari, berasal dari sisa konflik berkepanjangan di Ambon.

Diantaranya ada beberapa senpi organik yang kini sudah diamankan Polres Manokwari.

Disisi lain, Kapolres menyebut penggunaan senpi jenis air soft gun, juga menjadi perhatian serius. Pasalnya berefek yang cukup serius jika disalah gunakan pemilik.

“Tim khusus penanganan senpi ini dibawah satuan unit Reskrim. Kita utamakan pendekatan secara persuasif dan preventif,” bebernya.

Ia mengajak seluruh masyarakat di wilayah hukum Manokwari, bersama-sama menjaga Kamtibmas, salah satunya agenda menghadapi Pilkada 2020.

Sebelumnya Polda Papua Barat, melalui Polsek Kota Manokwari mengungkap temuan empat senjata api ilegal, 30 November 2019.

Salah satu tersangka, AD merupakan terduga pembunuhan di Anggi, Kabupaten Pegaf.
Empat senpi ilegal yang diamankan adalah senjata serbu SS1, satu senpi rakitan dan 2 senpi jenis Mozer. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan