Sakit Hati Jadi Motif DI Habisi Nyawa Sumiati Simanulang



Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi.

Foto : Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi. Kasus pembunuhan honorer Dinkes Manokwari, akhirnya terungkap. (istimewa)

MANOKWARI, Nokennews.com – Kepolisian Resort Manokwari, mengungkap kasus pembunuhan Sumiati Simanulang, honorer Dinas Kesehatan kabupaten Manokwari, yang ditemukan tewas di hutan Sowi Gunung Manokwari, Sabtu 7 Maret 2020.

DI (28), tersangka pembunuhan Sumiati diamankan tim Reskrim Polres Manokwari, Rabu (1/7/2020) di Rendani, Distrik Manokwari Barat, pukul 01.15 WIT tengah malam.

“Tersangka memenuhi dua alat bukti sehingga ditangkap. Saat pemeriksaan terungkap tersangka sakit hati atau dendam dengan korban,” jelas Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi lewat rilis tertulis, Senin (6/7/2020) sore.

Sementara hasil pemeriksaan Labfor Forensik Polda Sulawesi Selatan di Makassar, ditemukan cairan hitam yang diduga disuntik ke dalam tubuh korban.

“Korban diduga mengalami sesak nafas akibat cairan hitam yang disuntik. Empat suntikan di leher dan satu suntikan di dada korban,” terang Kabid Humas.

Cairan hitam yang disuntik ke tubuh korban itu, lanjutnya bisa menyebabkan luka bakar di dalam tubuh.

Saat ini DI masih ditahan di rutan Polres Manokwari, sambil berkasnya dilengkapi penyidik. Untuk sementara DI dikenakan Pasal 338 KUHP.

“Masih dikembangkan, nanti dilihat perkembangannya, apakah ada tersangka lain atau tidak. Yang jelas DI sudah ditahan,” singkatnya.

Sebelumnya kasus pembunuhan Sumiati Sumanulang, sempat menyita perhatian publik. Kasus ini akhirnya terungkap empat bulan setelah polisi menemukan dua alar bukti yang kuat. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan