Terungkap, Pelaku Begal Sempat Pesta Ganja Bersama 2 Remaja Putri



Kasat Narkoba Polres Manokwari, Iptu Masudi (depan). Dua remaja putri yang di amankan karena kepemilikan Ganja (belakang). (pzk/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – JK (19), pelaku sejumlah kejahatan jalanan di Manokwari, ditangkap polisi, Rabu (3/2/2021) pagi. Ternyata, sebelum ditembak karena mencoba melawan petugas, ia sempat berpesta Ganja bersama dua remaja putri E (16) dan V (17).

Keduanya mengaku barang bukti 3 lintingan Ganja, milik JK. Selain ketiganya, satu pria lainnya berinisial E juga turut berpesta bersama. Namun ia diduga kabur sebelum penggrebekan.

“Saat penangkapan, Timsus mendapati dua remaja putri sedang bersama-sama JK. Digeledah dan dapatlah BB Ganja,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Manokwari, Iptu Masudi.

E mengaku sekedar coba-coba memakai Ganja dalam dua bulan terakhir, sedangkan rekannya V sudah sekitar 5 bulan. Keduanya juga mengaku sering diajak teman untuk mengkonsumsi Ganja.

E juga bahkan berani mengungkap salah satu lokasi yang pernah dipakai untuk pesta Ganja, yakni di tanjakan eks kantor Kehutanan. Lokasi ini disebutnya dengan nama Kupang, kursi panjangnya Manokwari.

“Dari pengakuan keduanya, Ganja itu milik JK. Pesta Ganja dari malam sampai pagi menghabiskan dua linting, itu pengakuannya,” beber kasat lagi.

Menurutnya butuh kesadaran dan dukungan warga Manokwari, untuk membantu pihaknya memberantas peredaran Ganja. Pasalnya, anggotanya pernah mendapat perlawanan saat hendak penangkapan.

“Mau penangkapan malah dihadang, nanti ditunjukan BB baru mundur. Kita butuh dukungan masyarakat. Jangan membela yang salah,” pesannya.

Saat ini kedua remaja tersebut diamankan di satuan Res Narkoba Polres Manokwari. Kemungkinan besar, keduanya akan diajukan untuk direhabilitasi.

Sementara, JK pun dihubung-hubungkan dengan aksi Jambret di depan Yapis, jalan S. Condronegoro Manokwari, Rabu pagi. Tetapi menurut E yang juga pacar JK, kekasihnya itu tidak keluar rumah sejak malam hingga ditangkap.

JK sendiri ditangkap bersama barang bukti 3 sepeda motor yang diduga kuat sebagai hasil kejahatan selama ini. Satu diantaranya adalah motor yang dipakai untuk beraksi.

Dua TKP terakhir yang dicatat pihak kepolisian adalah di sebuah warung makan di Bumi Marina Amban (27/1/2021) dan di jalan Reremi Palapa SMA 1 Manokwari. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan