Jepang Tunjukan Bagaimana Caranya Membunuh Tim Raksasa

Timnas Jepang tampil impresif dengan mengalahkan raksasa Jerman dan Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022. (Istimewa)

MANOKWARI – Tim Nasional Jepang menunjukan bisa mengalahkan tim juara dunia bertabur bintang.

Jerman menjadi tim raksasa pertama yang merasakan kekalahan menyakitkan 1-2 dari tim Samurai Biru di Piala Dunia Qatar. Unggul cepat lewat pinalty Ilkay Gundogan di babak pertama, Jepang merespon dua gol lewat Ritsu Doan dan T. Asano.

Posisi yang nyaris sama terjadi saat Jepang menghempaskan Spanyol di pamungkas grup. Keok di babak pertama lewat gol Alvaro Morata, Jepang bangkit babak ke dua lewat gol Ritsu Doan dan Ao Tanaka.

Kemenangan 2-1 atas La Furia Roja seakan menghapus ingatan kala Jepang secara mengejutkan kalah 1-0 dari Kostarika di laga ke dua.

Capaian itu boleh dibilang terbaik mengingat Jepang tak berdaya di Piala Dunia Rusia 2018. Kalah dua kali dari Polandia dan Belgia dan hanya bermain seri melawan Senegal.

Empat tahun sebelumnya juga sama, Jepang gagal lolos dari grup karena kalah dari Kolombia dan Pantai Gading serta seri dengan Yunani. Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Jepang terhenti di 16 besar kalah pinalti 3-5 dari Paraguay.

Tim Samurai Biru mencatatkan diri sebagai tim Asia pertama yang mengalahkan dua tim juara dunia, Jerman dan Spanyol. Jepang juga tercatat sebagai tim ke tiga yang sukses comeback di Piala Dunia bersama Brasil 1938 dan Jerman 1970.

Jepang memulai kiprahnya di Piala Dunia Perancis 1998. Sejak itu tak pernah absen sebagai wakil Asia di 7 pagelaran Piala Dunia hingga 2022.

Skuat Jepang berisi para pemain yang berkompetisi di level sepakbola Eropa. Seperti Takehiro Tomiyasu yang bermain untuk klub Inggris Arsenal, Mata Yosida Shalcke 04 Jerman, Hiroki Iyo dan Watary Endo di VFB Stuttgart Jerman, Hidemasa Morita klub Sporting CP Portugal dan masih banyak lagi.

Pelatih Hajime Moriyasu sendiri pernah masuk timnas Jepang, bermain untuk kualifikasi Piala Dunia 1994. Sayangnya impian Jepang yang saat itu disebut Nippon gagal impian ke Amerika Serikat. Baru empat tahun kemudian Jepang akhirnya tembus ke babak utama Piala dunia di Perancis.

Jepang mengikuti jejak Australia wakil zona Asia di babak 16 besar. Australia menantang Argentina sedangkan Jepang menghadapi Kroasia. Jika lolos ke 8 besar, Jepang akan mencatat pencapaian terbaik selama mengikuti Piala Dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *