Kasus Stunting di Kaimana, Dinsos Sebut 258 Anak Belum Tertangani

Pelaksanaan Desiminasi Hasil AKS 1 Kabupaten Kaimana tahun 2023, Selasa (19/9/2023).

KAIMANA – Dinas Sosial Kabupaten Kaimana memaparan telah terjadi penambahan kasus stunting di wilayah tersebut. Dari yang sebelumnya 271 anak per Maret 2023, kini terdapat 290 anak dengan laporan temuan kasus per Juni 2023.

Plh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kaimana, Markus Tanggarofa menyebut, dari jumlah itu, sebanyak 32 anak telah tertangani menggunakan biayai tim satgas kemiskinan ekstrim. Sedangkan 258 anak belum tertangani.

Selain itu, dari Audit Kasus Stunting (AKS) semester pertama, ditemukan sebanyak 50 anak dengan sebaran, Distrik Kaimana 15 anak, Distrik Buruway 6 anak, Distrik Etna 4 anak, Distrik Kambrauw 4 anak, Distrik Arguni Atas 12 anak, Distrik Arguni Bawah 4 anak dan Distrik Yamor 5 anak.

Sementara itu, Asisten II Setda Kaimana, Dedi Ombaer dalam Desiminasi Hasil AKS 1 Kabupaten Kaimana tahun 2023, Selasa (19/9/2023) mengatakan, percepatan penurunan stunting merupakan upaya yang mencakup intervensi spefisik dan sensitif yang dilaksanakan secara konvergensi multi sektor dari tingkat pusat, daerah hingga tingkat kampung.

Secara nasional, pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan stunting yang signifikan dari kondisi 24,4 % tahun 2021 menjadi 14% pada tahun 2024.

(REN/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *