Kejati Papua Barat Ungkap Alasan Tersangka Korupsi Hibah Pemuda Katolik Belum Ditahan

Asisten Tindak Pidana Khusus Papua Barat, Abun Hasbullah Syambas

MANOKWARI – Jaksa penyidik pada bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Papua Barat, hingga Rabu (23/8/2023) belum melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi dana hibah kongres pemuda katolik Papua Barat berinisial YMF.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Abun Hasbullah Syambas SH.,MH mengaku penahanan YMF belum dilakukan karena saat ditetapkan sebagai tersangka, kondisi kesehatannya langsung terganggu sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Papua Barat.

“Jadi saat itu kita periksa sebagai saksi Kemudian kita tetapkan sebagai tersangka. Sebelum diperiksa sebagai tersangka, YMF sakit sehingga dilarikan ke RSU. Jadi, dia belum sempat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka,” jelas Aspidsus, Selasa (22/8/2023) malam kemarin.

Kata Abun, pihaknya telah menerima laporan dari rumah sakit setempat, juga pengakuan yang sama dari YMF bahwa dia memiliki riwayat penyakit lambung dan diabetes. Meski begitu, tersangka menjalin komunikasi dengan baik dan bertindak koperatif.

“Tersangka sudah menyatakan jika kondisi kesehatannya membaik, dia akan memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka,” tandasnya, sembari meyakinkan bahwa tersangka tetap dalam pemantauan Kejati Papua Barat.

(DTM/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *