Kenalkan! Pilot Asli Papua Jebolan Amerika, Kini Instruktur Penerbangan di Texas

Alberto Stevanus Bame Pilot Asli Papua yang juga instruktur penerbangan di Texas Amerika Serikat. (Els/Nokennews)

MANOKWARI – Alberto Stevanus Bame, pilot asli Papua yang juga sebagai instruktur penerbangan di Delta Qualiflight Aviation Academy, (akademi penerbangan) di kota Fort Worth Texas Amerika Serikat.

Putra asli Maybrat ini sejak November 2018 dikirim pemprov Papua Barat untuk sekolah pilot di Amerika Serikat. Tapi sebelumnya ia harus training Bahasa Inggris selama tiga bulan.

Ia mulai menempuh sekolah pilot di Texas awal 2019 dan 1,3 tahun kemudian diwisuda menjadi pilot tepatnya bulan Maret 2020.

Alberto mengisahkan banyak suka dan duka saat berada di negeri Paman Sam itu. Selain jauh dari orang tua, ia juga terkendala dalam hal pembiayaan karena menunggu transferan dari pemerintah Papua Barat.

Tetapi itu justru memacunya untuk sekolah sambil bekerja part time dengan mengantar pesanan. Setiap pesanan yang diantar ke restoran dibayar 7 US Dolar atau setara Rp80 ribu.

“Kadang pesanan delivery diantar sampai ke rumah, customer memberi tip beragam 20 US Dolar bahkan 50 US Dolar,” kisah pria kelahiran Sorong 25 April 1997 ini saat ditemui wartawan, Rabu (23/2) malam di Manokwari.

Kerja part time atau separuh waktu itu dilakukan setiap hari dari jam 4 sore hingga jam 10 malam. Setelah itu ia pulang untuk istirahat karena pagi hari harus kembali ke sekolah.

Selain itu penyesuaian berbahasa diakui sebagai salah satu hal yang sangat penting. Apalagi dialek (logat) dengan gaya berbicara warga Amerika yang sangat kental.

Ia mengatakan penyesuaian dialek dan juga harus fasih berbahasa Inggris agar dapat memahami dan berbaur dengan warga setempat.

Di Amerika, Alberto tak sendiri karena ada satu anak asli Papua lainnya yang juga menempuh sekolah pilot bersamanya, yakni Aris Saiba.

Tetapi Aris saat ini masih menjalani aktivitasnya sebagai instruktur penerbangan di Negara Bagian Florida guna menambah jam terbang.

Anak pertama dari dua bersaudara ini berterimakasih atas dukungan pemerintah Provinsi Papua Barat. Bahkan, Gubernur Dominggus Mandacan bersama rombongan sempat mendatangi Alberto dan Aris di Amerika.

Mereka bertemu di California pada Juli 2019. Saat itu gubernur ingin melihat langsung bagaimana prospek dan perkembangan sekolah ke dua anak asli Papua ini di negara Adi Daya tersebut.

“Saya dibiayai sejak awal sekolah hingga wisuda oleh pemprov Papua Barat. Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk belajar di luar negeri,” ucapnya lagi.

Ia yakin kebijakan dan keberanian Pemprov mengirim anak asli Papua bersekolah ke luar negeri dengan beragam jenjang spesifikasi pendidikan menjadi terobosan yang sangat baik. Tak hanya pilot tetapi juga bidang pendidikan yang lain tentu juga diharapkan.

Dengan demikian akan banyak lahir SDM unggul berdaya saing yang siap melanjutkan pembangunan di seluruh Tanah Papua, dengan harapan terang untuk masa mendatang nantinya.

Alberto sendiri menempuh pendidikan dasar kelas 1-4 di SD Kokas Aifat dan tamat di SD Kmurkek tahun 2010. Sekali pindah sekolah saat itu karena harus mengikuti ibunya (asli Maybrat) yang berprofesi sebagai bidan. Sedangkan ayahnya (asli Tambrauw) adalah seorang mantri.

Ia melanjutkan pendidikan di SMP Seminari Sorong dan juga SMA Seminari Sorong, tamat tahun 2017. Setelah itu ia mencari peluang untuk bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi.

Akhirnya ia mengikuti tes untuk sekolah penerbangan di Jakarta. Dari 70 peserta, Alberto dan Aris Saiba dinyatakan lulus dan kemudian dikirim pemprov Papua Barat ke Amerika Serikat (Thiaz/Nokennews)

.

Respon (5)

  1. Luar biasa Ade Alberto Bame… Contoh teladan utk anak anak Papua yang lain…. Ade Bertho memang pernah sekolah di seminari tapi lulus bukan dari sekolah seminari yang saya tahu dia lulus dari SMTK Diaspora Kabupaten Sorong.

  2. Papua dan papua barat harus maju dari berbagai disiplin ilmu untuk membangun tanah papua. Bukti kepedulian pemerintah papua membiayai pendidikan generasi muda yg bersekolah di luar negeri maupun dalam negeri. Tuhan Yesus memberkati pemerintah Papua-papua barat dan masyarakatnya. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *