Kodap IV KNPB Berada Dibalik Penyerangan Anggota TNI di Maybrat

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi. (Thiaz/Nokennews)

MANOKWARI – Kodap IV KNPB Militan Maybrat Arnoldus Jansen Kocu, berada dibalik insiden penyerangan yang menewaskan Serda Anumerta Miskel Rumbiak dii Kampung Faankahrio Distrik Aifat Timur, Kamis (20/1).

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengatakan Arnoldus Kocu bersama 10 orang yang terlibat dalam penyerangan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kesepuluh DPO adalah Rendy Fatem, Hamelus Assem, Vincen Prabuku, Thomas Assem, Libertus Assem, Wamen, Manuel Aimau, Chusme Aitief, Sepnat Fatem, Zakarias Kamat. Mereka diketahui sebagai anggota militan KNPB Maybrat.

Menurut dia penetapan DPO merujuk pada hasil penyidikan termasuk keterangan saksi serta hasil dari olah TKP.

Identitas 11 orang yang ditetapkan sebagai DPO. (Thiaz/Nokennews)

“Hasil olah TKP, ditemukan 13 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dari senjata laras panjang,” beber Kombes Adam.

Besar kemungkinan jika beberapa orang dalam kelompok ini juga terindikasi dalam kasus penyerangan Pos Ramil Kisor Maybrat.

Selain menyebar daftar DPO ke seluruh penjuru Papua Barat, polisi juga sedang mengejar para pelaku. Masyarakat diimbau segera menghubungi nomor hotline 110 jika mengetahui informasi terkait kelompok ini.

“Lebih baik serahkan diri karena pengejaran terhadap pelaku tetap dilakukan,” singkatnya. (rls/nn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *