KPU Papua Barat Sebut Daerah Bekas Konflik, Kapolda Silitonga Jamin Kondusifitas Kramamongga

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga. (Foto: RED)

MANOKWARI – Keamanan Distrik Kramamongga Kabupaten Fakfak, menjadi perhatian serius KPU Papua Barat untuk Pemilu 2024. Daerah itu sempat jadi sasaran sekelompok orang sebelumnya.

Ketua KPU Papua Barat Paskalis Semunya, berharap pengamanan Kramamongga sebagai daerah bekas konflik, diperketat.

“Hampir 50 persen warga belum kembali ke kampung karena trauma,” bebernya di Mapolda Papua Barat, Selasa (17/10/2023).

Ia mengaku banyak warga Kramamongga sementara tinggal di kota Fakfak atau di kampung terdekat. Ini menjadi masalah saat pencoblosan sebab mereka tidak terdaftar di TPS selain di kampungnya.

“Kami serahkan keamanan di sana kepada pihak Polri dan TNI,” singkatnya.

Ia menambahkan soal pekerja tambang di Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Teluk Bintuni dan daerah lain yang bisa saja tidak menyalurkan hak pilih saat Pemilu.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga memastikan pengamanan Kramamongga untuk Pemilu 2024.

“Saya sudah komunikasi dengan Bupati agar menggalakan warga kembali ke rumahnya masing-masing. Di sana ada 10 desa,” terang kapolda.

“Saya dan Pangdam jamin kondusifitas agar warga bisa menggunakan hak pilih saat pencoblosan di sana nanti,” tambah kapolda.

Selain Kramamongga Kabupaten Fakfak, eskalasi potensi gangguan juga menjadi perhatian Polri dan TNI di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *