Kuota Pupuk Subsidi Untuk Papua Barat-PBD Bertambah, Ini Rinciannya

Foto: Plt. Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Agustinus Warbaal, S. Sos., MP. (ELS/NN)

MANOKWARI – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman belum lama ini mastikan tambahan kuota pupuk subsidi untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“Kalau Menteri mengatakan demikian, maka benar ada penambahan pupuk subsidi,” aku Plt. Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Agustinus Warbaal, S. Sos., MP, Senin (3/6/2024).

Tambahan itu diakui positif untuk mendorong produksi petani yang akan berdampak pada peningkatan komoditi seperti padi, kopi, kakao dan lainnya.

“Sudah ada SK Gubernur untuk sebaran pupuk subsidi termasuk harga eceran tertinggi untuk 6 kabupaten di Papua Barat dan empat di Papua Barat Daya,” terangnya.

Warbaal mengaku pihaknya masih menangani alokasi pupuk untuk Papua Barat Daya tahun anggaran 2024.

Pupuk Subsidi untuk Papua Barat sebagai berikut:

  1. Pupuk Urea untuk Kabupaten Manokwari, semula 517,34 ton naik menjadi 680 ton. Pupuk NPK semula 507,251 ton naik menjadi 950 ton.
  2. Pupuk Urea untuk Kabupaten Manokwari Selatan, semula 84,796 ton naik menjadi 310 ton. Pupuk NPK naik menjadi 652 ton dari 173,738 ton.
  3. Pupuk Urea untuk Kabupaten Teluk Bintuni semula 43,395 naik menjadi 140 ton. Pupuk NPK menjadi 80 ton dari sebelumnya 82,291 ton.
  4. Pupuk Urea untuk Kabupaten Kaimana naik menjadi 40 ton dari sebelumnya 8,275 ton. Pupuk NPK dari 24,761 ton naik menjadi 60 ton.
  5. Pupuk Urea untuk Teluk Wondama naik menjadi 24 ton dari sebelumnya 4,529 ton. Pupuk NPK naik menjadi 23 ton dari 1,436 ton.
  6. Pupuk Urea untuk Kabupaten Fakfak naik menjadi 32 ton dari sebelumnya 2,877 ton. Pupuk NPK naik 30 ton dari sebelumnya 23,423 ton.

Untuk Papua Barat Daya:

  1. Pupuk Urea untuk Kabupaten Sorong dari 389,376 ton naik menjadi 530 ton. Pupuk NPK naik menjadi 836 ton dari 416,298 ton.
  2. Pupuk Urea untuk Sorong Selatan naik menjadi 40 ton dari sebelumnya 16,236 ton. Pupuk NPK naik 30 ton dari sebelumnya 11,457 ton.
  3. Pupuk Urea untuk Kabupaten Raja Ampat naik 40 ton dari sebelumnya 8,132 ton. Pupuk NPK naik 28 ton dari sebelumnya 15,863 ton.
  4. Pupuk Urea untuk Kota Sorong naik 3 ton dari sebelumnya 0,884 ton. Pupuk NPK juga naik 3 ton dari sebelumnya 1,042 ton.

Dengan demikian total Pupuk Urea untuk 10 daerah tersebut adalah 1.839 ton dari semula 1.074,99 ton. Total Pupuk NPK juga naik dari 1.258,565 ton menjadi 2.692 ton.

Kementan juga menambahkan kuota pupuk NPK Formula 1 ton untuk kabupaten Manokwari, Fakfak dan Manokwari Selatan.

“Tambahan pupuk subsidi untuk tahun ini sekiranya mencukupi untuk kebutuhan produksi pertanian, baik di Papua Barat dan Papua Barat Daya,” ujarnya.

“Terimakasih untuk tambahan pupuk. Saya kira semua daerah juga berterimakasih kepada menteri,” singkatnya.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *