Lima Alasan Komjen Waterpauw Layak Jabat Karateker Gubernur Papua Barat

Lima tokoh Adat Sorong Raya mendukung Komjen Paulus Waterpauw jabat karateker gubernur Papua Barat. (RED/NN)

SORONG – Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat akan berakhir kurang dari sebulan, tepatnya 12 Mei 2022. Belakangan muncul berbagai dukungan akan sosok penjabat gubernur Papua Barat, salah satunya Komjen Drs. Paulus Waterpauw.

Ada lima poin penting yang dinilai ‘Kaka Besar’ PW layak memegang posisi (karateker) itu. Pertama memenuhi syarat dan aturan apalagi kini menjabat Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP sejak Oktober 2021.

Ke dua, Paulus Waterpauw merupakan putra asli Papua yang memegang salah satu jabatan strategis untuk pengembangan wilayah Timur Indonesia di Kementerian Dalam Negeri.

Ke tiga, Komjen Paulus Waterpauw merupakan anak adat yang memahami betul karateristik dan kondisi masyarakat Papua dan Papua Barat. Ke empat, lulusan Akpol 1987 ini berpengalaman dalam bidang intelijen yang bisa memastikan Kamtibmas Papua Barat.

Ke lima, dari sisi SDM putra kelahiran Karas Fakfak Papua Barat ini dinilai profesional juga sangat berpengalaman dan punya track record yang baik di bidang kepolisian.

“Lima poin itu alasan kuat dukungan kami terhadap Komjen Pol Paulus Waterpauw menjabat karateker Papua Barat,” terang DR. Artemas Mambrisau, S.Sos., M.Si Ketua Dewan Adat Usbah Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (16/4).

Menurut dia dukungan itu untuk mengisi transisi pemerintahan Papua Barat pasca berakhirnya masa jabatan gubernur Mei 2022-2024. Dan sangat sepakat jika merupakan keputusan pemerintah pusat.

“Kami tetap mendukung keputusan pemerintah pusat. Jika Paulus Waterpauw yang ditunjuk untuk mengisi jabatan itu, artinya harus ikut didukung semua masyarakat Papua Barat,” bebernya lagi.

Artemas dan juga sejumlah tokoh masyarakat di Sorong Raya mendukung pembangunan di Papua Barat, sesuai arah dan kebijakan pemerintah pusat. Salah satunya mengisi kekosongan masa transisi pemerintahan Papua Barat.

Dukungan juga datang dari Adrianus Maga Kepala Suku Tehit (Binasket) se-Tanah Papua, Yeremias Nau Ketua Forum Lintas Suku Kota Sorong juga sebagai Ketua LMA Maybrat, Ignasius Baru Ketua LMA Tambrauw dan Korneles Usili Ketua LMA Malamoi Kabupaten Sorong.

Artemas menambahkan dukungan dalam bentuk lisan dan tulisan merupakan hal yang wajar dan siapa saja bisa melakukan hal yang sama. Pasalnya selain Kaka Besar PW tentu juga ada sosok lain yang didukung untuk mengisi jabatan itu. (RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *