Blokade Jalan, Warga Fanindi Pantai Tuntut Oknum TNI Tanggung Jawab



Aksi blokade jalan Yos Sudarso Manokwari, Senin (1/2/2021). (pzk/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Warga Fanindi Pantai, memblokade jalan Yos Sudarso, tepatnya depan Swiss Bel Hotel Manokwari, pukul 15.00 WIT. Mereka menuntut pelaku penganiayaan terhadap Tomy Ayorbaba (korban) segera tanggung jawab.

Korban sendiri diketahui mendapat penganiayaan, Jumat (29/1/2021) pagi di kompleks kodim 1801 Manokwari.

“Bapa (korban) ini jalan pulang dari iparnya di sekitar situ. Memang sempat berteriak dan dihajar empat oknum tentara,” ujar Alex, warga Fanindi Pantai Manokwari Papua Barat.

Informasi yang dihimpun NokenNews.com di lokasi pemalangan, korban saat itu sempat berteriak Papua Merdeka. Ia pun kemudian dianiaya empat oknum anggota TNI AD.

Markus Yenu, tokoh pemuda dan juga sebagai keluarga korban menilai teriakan spontan korban tak lantas menjadi alasan pemukulan oleh empat oknum tersebut

“Ini aksi spontan agar menjadi perhatian aparat keamanan. Jangan main hakim sendiri, kalau memang salah bisa dibawa ke pos bukan dianiaya,” tegasnya.

Menurutnya, penganiayaan itu membuat korban menderita luka dan lebam di bagian wajah. Ia bersama warga sekitar mendesak langkah hukum bagi para pelaku.

“Bapa (korban) ini semua orang mengenalnya termasuk aparat. Mungkin para pelaku tidak mengenalnya karena baru bertugas di Manokwari. Korban mengaku dipukul oknum berpakaian dinas (loreng),” papar Markus lagi.

Warga sepakat pemalangan jalan berlangsung hingga ada kejelasan, khususnya tanggung jawab oleh para pelaku. Sebab, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan ini masih dalam keadaan sakit di rumahnya.

“Empat oknum anggota itu wajib tanggung jawab. Selain dihukum, mereka juga harus perhatikan dan membiayai pengobatan korban,” singkatnya.

Danramil 1801-01/Kota Manokwari, Mayor Infantri Roberth Aronggear berujar singkat jika pihaknya sedang berusaha untuk mencari para pelaku. Ia meminta warga tetap tenang dan menyarankan blokade jalan segera dibuka. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan