COVID-19 Masih Mengintai, KBM di Papua Barat Ditunda



Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba dalam sebuah kesempatan di Mnokwari. (rls/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Dinas Pendidikan Papua Barat, menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Surat edaran terkait penundaan penerapan KBM tatap muka sudah dikeluarkan.

“Kita tunda karena situasinya belum memungkinkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, Senin (4/1/2021).

Menurutnya, langkah ini ditempuh untuk mencegah resiko penularan COVID-19. Surat edaran dikeluarkan untuk seluruh satuan pendidikan, mulai pendidikan anak usia dini (PAUD), SD hingga SMA dan SMK.

Dalam surat edaranya pihaknya juga menyebutkan bawa KBM tatap muka boleh dilaksanakan jika memperoleh izin dari pemerintah daerah setempat.

Menunggu perkembangan serta kebijakan selanjutnya, sekolah diminta melanjutkan pembelajaran jarak jauh dengan menerapkan sistem daring maupun luring dengan memberikan modul pendidikan.

Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap pada wawancara terpisah menilai bahwa penundaan KBM tatap muka yang ditempuh dinas pendidikan merupakan langkah yang tepat.

Ia menjelaskan bahwa angka penularan COVID-19 di Papua Barat masih cukup tinggi. Sesuai data pemeriksaan sampel usap yang dilakukan di daerah-daerah temuan kasus positif masih diatas 50 persen.

“Misalnya ada 20 sample yang kita periksa temuan kasus positif dari sample itu lebih dari 10. Ini yang harus menjadi perhatian kita,” ucap Arnold.

Secara akumulatif kasus konfirmasi positif COVID-19 di Papua Barat saat ini tercatat mencapai 6.027 orang. Dari jumlah itu 5.534 orang berhasil sembuh dan 101 meninggal dunia dan 392 orang masih dirawat. (rls/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan