Diisukan Terjangkit Covid-19, Rumah Seorang Warga di Manokwari Dipalang



Foto : Lurah Sanggeng, Fredy M. Lalenoh bersama warga RT1/RW3 saat membuka palang rumah warga yang dikabarkan terjangkit Covid-19 di Manokwari. (Istimewa)

MANOKWARI, Nokennews.com – Kesimpangsiuran informasi terkait Covid-19 berujung pada pemalangan sebuah rumah di RT 1/RW 3 Kelurahan Sanggeng, Distrik Manokwari Barat.

Akses kedua pintu pagar rumah itu dipalang warga dengan kayu dan batu. Warga khawatir dengan informasi yang menyebutkan pemilik rumah berinisial A ini, terjangkit Covid-19.

Kepala Kelurahan Sanggeng, Fredy M. Lalenoh membenarkan kejadian tersebut. Namun, salah satu palang di depan pintu masuk rumah yang bersangkutan sudah dibuka.

“Saya terima laporan dari warga sekitar pukul 16.30 WIT, Sabtu sore. Alasan warga sekitar, mereka khawatir terjangkit virus Corona,” terangnya saat ditemui Sabtu malam.

Ia kemudian berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 kabupaten Manokwari. Setelah mendapat penjelasan dari tim satgas, warga bersedia membuka salah satu palang di pintu pagar rumah tersebut.

“Kami koordinasi untuk memastikan jika pemilik rumah dirawat karena ada penyakit lain, tidak ada hubungannya dengan Covid,” bebernya.

Menurutnya, untuk memastikan pemilik rumah tersebut terkait Covid-19, harus melalui hasil uji laboratorium. Dan, hasilnya tentu disampaikan kepada warga, tidak disembunyikan.

Foto : Proses negosiasi antara Kepala Lurah Sanggeng, Fredy M. Lalenoh (kemeja hitam) dengan warga RT1/RW3 Sanggeng, Sabtu (18/4/2020) sore. (Istimewa)

“Palang sudah dibuka oleh warga dan orang di dalam rumah itu bisa beraktivitas seperti biasa,” ucap Fredy.

Sesuai keinginan warga, palang pintu pagar lainnya baru dibuka kemudian, setelah tindak lanjut tim Satgas Covid-19 kabupaten Manokwari. Terutama terkait hasil sampel laboratorium yang bersangkutan.

Diterangkan lebih jauh, pada prinsipnya warga sekitar resah dengan informasi yang menyebut pemilik rumah tersrbut terjangkit Covid-19.

“Tetapi kita sudah beri pemahaman dan warga menerimanya. Saya mengimbau warga bijak menyaring dan mengecek keakuratan informasi sebelum bertindak,” pesannya.

Melalui pesan singkatnya semalam pukul 23.30 WIT, Fredy menyebut palang satunya di rumah tersebut juga sudah dibuka oleh warga.

Sebelumnya sempat beredar informasi jika salah satu warga di lokasi itu, terjangkit Covid-19 dan sedang dirawat di rumah sakit.

Informasi yang entah dari mana datangnya itu, lantas membuat warga sekitar resah dan memilih memalang pintu masuk rumah tersebut. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan