Duka Cita Mendalam, Wabup Edy Akui Manokwari Kehilangan Putra Terbaik



Foto : Wakil Bupati Manokwari, Drs.Edy Budoyo. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Wakil Bupati Manokwari, Edy Budoyo merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, Senin (19/4/2020) di Manokwari.

Manokwari, secara keseluruhan disebutnya sedang berduka atas berpulangnya salah satu putra terbaik Arfak dan juga Manokwari.

“Hari ini, jam ini, kita semua berduka dan sangat kehilangan putra terbaik Manokwari,” ujarnya, Selasa (20/4/2020) dini hari di rumah duka, kompleks Bumi Marina Amban, Manokwari.

Dari kaca matanya, Edy Budoyo menyebut Demas Paulus Mandacan merupakan pekerja keras dan selalu mendedikasikan tenaga serta pikiran untuk pembangunan dan masyarakat Manokwari.

“Beliau bekerja dengan hati, meski banyak kerikil tajam yang menghadang, tetapi tetap dijalani,” ucapnya.

Terkait keterangan medis dari pihak RSAL dr. Azhar Zahir Manokwari, diagnosa sementara diduga akibat serangan jantung.

“Menurut keterangan medis, beliau sudah ‘pergi’ saat tiba si rumah sakit,” terang Edy.

Sesuai rencana, isteri dan anak-anak baru tiba di Manokwari, Selasa siang dengan pesawat carteran dari Jakarta.

“Kepergian beliau dirasakan sangat mendalam, karena tanpa ditemani isteri dan anak-anak. Pemkab Manokwari memfasilitasi kedatangan mereka dengan pesawat carteran,” sebutnya lagi.

Ia mengaku rencana pemakaman akan dibicarakan lebih lanjut, setelah keluarga besar Bupati tiba di Manokwari.

Selain itu, akan dikoordinasikan dengan Sekda Manokwari untuk imbauan pemasangan bendera setengah tiang di Manokwari. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan