Kelebihan Muatan, Penumpang dan Motor Diturunkan dari KM Kasuari Pasifik



Foto : Kepadatan penumpang KM Kasuari Pasifik IV saat sandar di pelabuhan Marampa, Manokwari, Senin (23/12/2019) malam.

MANOKWARI, Nokennews.com – Sebagian penumpang dan kendaraan bermotor terpaksa diturunkan dari Kapal Motor Kasuari Pasifik IV, Senin (23/12/2019) malam di pelabuhan Marampa, Manokwari.

Kebijakan ini diambil pihak kapal karena tak ingin menanggung resiko saat berlayar menuju Pulau Numfor dan Kabupaten Biak.

Seluruh penumpang sekira pukul 20.20 WIT, pun akhirnya diturunkan dari kapal. Mereka diperbolehkan naik kembali ke kapal dengan pemeriksaan tiket yang lebih ketat.

Kapten Kapal Motor Perintis Kasuari Pasifik IV, Budy Priyanto mengungkap kebijakan pemeriksaan ketat dilakukan akibat kelebihan kapasitas muat kapal.

“Sedikit over kapasitas dan dikhawatirkan mengganggu pelayaran,” bebernya saat ditemui di atas kapal.

Menurutnya kapal yang seharusnya diberangkatkan sesuai jadwal pukul 16.00 WIT, namun tertunda hingga malam hari.

“Sebenarnya tidak terlambat, justru kami majukan jadwal keberangkatan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” jelas Budy.

Penurunan sejumlah kendaraan bermotor pun dinilai sebagai kebijakan yang harus dilakukan pihaknya. Apalagi pihak Sabhandar enggan menandatangi dokumen berlayar jika melebihi kapasitas.

Kepadatan penumpang terlihat saat sore hingga malam di pelabuhan Marampa. Apalagi kapal ini merupakan kapal terakhir untuk melayani penumpang yang ingin merayakan Natal.

Foto : Budy Priyanto, Kapten Kapal Motor Kasuari Pasifik (kedua dari kanan) berdiskusi dengan kru kapal, Senin (23/12/2019) malam.

Sesuai catatan pihak kapal, jumlah penumpang mencapai 275, dari kapasitas muat 250. Meski demikian tetap saja pihak kapal tak mau mengambil resiko keselamatan selama berlayar.

Disisi lain jumlah penumpang yang tidak membludak seperti pelayaran sebelumnya, sedikit terbantu dengan KM Napan Wainami yang melayani penumpang ke Numfor.

“Jam satu siang tadi KM Napan berlayar dari Manokwari tujuan Numfor, sehingga penumpang kami tidak terlalu banyak,” ungkap Budy.

KM Kasuari Pasifik IV sendiri merupakan kapal perintis dengan kapasitas 614 Stearing Gear (mesin kemudi). Diharapkan ke depan ada kapal perintis dengan kapasitas muat dan mesin yang lebih besar.

“Kami harap ke depan ada kapal yang lebih besar untuk melayani penumpang, khususnya untuk hari raya seperti ini,” harapnya.

Hingga pukul 21.00 WIT, KM Kasuari Pasifik belum bertolak dari dermaga Marampa.

Dengan kata lain, kebutuhan pelayaran perintis antar kepulauan di Papua Barat cukup besar.

Setidaknya kehadiran kapal baru dengan kapasitas yang lebih besar atau menghadirkan kapal baru dengan kapasitas yang sama. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan