Kena Sanksi Administrasi, PT.Medco Disarankan Pakai Land Aplikasi



Foto : Tinjuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari ke PT.Medco PHS.

MANOKWARI, Nokennews.com –  PT.Medco Papua Hijau Selaras di Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari disarankan menggunakan metode Land Aplikasi untuk mencegah pencemaran limbah cair.

Setelah dua kali sanksi administrasi terkait ijin dokumen lingkungan hidup, perusahaan sedang menjalankan kajian pengelolaan dan pemanfaatan limbah cair dari luasan 75 ha.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manokwari Dr. Yonadab Sraun, S.Hut, mengatakan hasil pengelolaan limbah cair Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) tidak boleh dibuang melalui badan sungai.

“Itu merusak ekosistem sungai dan tanah serta menurunkan kualitas lingkungan yang berdampak pada warga sekitar,” terangnya, Kamis (30/1/2020).

Land Aplikasi merupakan metode pemanfaatan limbah cair sebagai pupuk, dengan mengalirkan limbah gawangan antar pohon sawit.

“Salah satunya dengan flatbed. Dimana limbah cair dipompakan ke flatbed sebagai bak penampungan,” jelasnya.

Land Aplikasi juga menurunkan pengunaan pupuk, sekaligus meningkatkan produksi dan mengurangi bau. Limbah cair juga tak mencemari lingkungan karena tidak terbuang ke air sungai.

Perusahaan juga beritikad baik dengan menanam bambu di lokasi IPAL dan kolam Lindih (limbah cair domestik), termasuk kolam anaerobic sebagai pengolahan limbah cair kelapa sawit dengan sistem facultative.

“Jika memungkinkan dokumen direvisi untuk menjamin kualitas lingkungan hidup. Tidak menutup kemungkinan akan ada sanksi administrasi ke tiga maupun proses hukum,” tegas Kabid Pengendalian pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Manokwari, Yohanis Ada Lebang.

Di sisi lain, pihak perusahaan mengaku tidak menanam sawit di lokasi yang sering mengalami banjir dan longsor. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan