Minim Dukungan, Parade Merah Putih Jelang 1 Desember Terancam Batal



Parade Merah Putih dalam sebuah kesempatan belum lama ini di Papua Barat. Tahun ini agenda rutin itu terancam batal. (Istimewa)

MANOKWARI, NokenNews.com – Ketua Lembaga Garda Motor Jalur Merah Putih (LGMJMP), Abdul Jalil Pauspaus, mengaku agenda rutin pawai Merah Putih jelang 1 Desember 2020, terancam batal dilalukan.

Padahal, kegiatan ini masuk agenda rutin LGMJMP yang dilakukan di wilayah Manokwari dn sekitarnya. Alasannya, hingga kini rencana kegiatan itu belum mendapat dukungan dari segi anggaran.

“Sampai kemarin H-3 pun belum ada dukungan dari pemerintah, TNI/Polri. Padahal, ini kegiatan yang sangat positif khususnya bagi anak asli Papua,” terangnya, Minggu (29/11/2020).

Diakui kegiatan tahun ini pun sudah dirancang, yaitu mengintari kota Manokwari dan bermalam di puncak Mandopi (30/11/2020). Dan, pada 1 Desember 2020, rombongan Merah Putih kembali ke kota Manokwari, melewati kediaman Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Abdul menyesalkan minimnya perhatian pemerintah akan rencana positif tersebut. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya dukungan mengalir baik dari pemerintah daerah maupun TNI/Polri.

“Sekian tahun kami gelar kegiatan parade Merah Putih yang bermakna Bela Negara, tetapi mungkin diartikan lain,” paparnya.

Ia menilai pemerintah daerah dan TNI/Polri hanya fokus membahas kelanjutan Otsus Jilid II, tanpa melihat keterlibatan orang asli Papua, khususnya akar rumput yang juga berempati untuk NKRI.

“Harus membuka diri, lihat lembaga masyarakat atau organisasi masyarakat yang selama ini berperan aktif demi keutuhan NKRI,” singkat Abdul.

Seperti diketahui, 1 Desember merupakan hari kemerdekaan bangsa Papua secara de facto, sejak tahun 1961 silam. Dan, sejak beberapa tahun terakhir, LGMJMP menggelar parade Merah Putih dan menjadi agenda rutin di Manokwari, Papua Barat. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan