Pemkab Manokwari Tunggak Listrik 40 Juta, Pasar Wosi Gelap 4 Bulan



Kondisi Pasar Wosi, Manokwari, Sabtu (20/2/2021). Pedagang terpaksa menggunakan lampu emergensi untuk menerangi dagangan. (snn/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Para pedagang di Pasar Wosi Manokwari, Papua Barat, gusar dengan kondisi listrik yang diblokir PLN dalam kurun empat bulan terakhir. Pasalnya, Pemkab Manokwari belum melunasi tagihan listrik Rp.40 juta lebih sejak November 2019.

“Kami kecewa karena sudah empat bulan terkendala listrik,” aku Barudin, pedagang, Sabtu (20/2/2021).

Untuk menghadapi situasi itu, para pedagang di Pasar Wosi, rela menombok (mengisi) token listrik agar mereka tetap bisa berjualan. Sayangnya, nomor token listrik sudah terblokir dan tidak bisa diisi ulang. Akibatnya los pasar saat ini tanpa pencahayaan.

Kondisi ini sudah dua kali diadukan ke Pemkab Manokwari, namun belum mendapat jawaban pasti. Para pedagang kecewa karena Pemkab Manokwari sebagai pihak pengelola pasar belum melunasi tunggakan listrik.

“Jangan terkesan seperti ada pembiaran. Kemarin dijawab menunggu putusan APBD induk 2021, baru dilunasi. Tetapi kita menunggu sampai kapan ?,” paparnya.

Di sisi lain, kondisi pasar yang gelap saat ini dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dalam hal keamanan pasar, kondisi itu rentan memicu terjadinya aksi pembobolan.

Para pedagang yang gusar dengan kondisi ini menegaskan akan menggelar aksi mogok. Itu dilakukan jika pelunasan tunggakan listrik tak kunjung dilakukan Pemkab Manokwari.

“Apalagi dalam kondisi pandemi COVID-19, kami harus berjualan untuk menafkahi keluarga. Kondisi gelap seperti ini tak boleh berlarut, kami harap segera diperhatikan,” singkatnya.

Sesuai pantauan NokenNews.com, beberapa pedagang mengakali kondisi itu menggunakan lampu emergensi (lampu cas). Meski tak seterang lampu listrik, asalkan mereka tetap bisa berdagang. (snn/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan