PT Medco Pasok 5000 Liter Air Bersih Untuk Korban Banjir Sidey



Foto : Penyerahan bantuan air mineral bagi korban banjir di Kampung Manggupi, Distrik Sidey, Manokwari.

MANOKWARI, Nokennews.com – Warga Kampung Manggupi, Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, masih kesulitan mendapatkan air bersih pasca dilanda banjir, Jumat (27/12/2019) pekan lalu.

Pasalnya pipa dari sumber air bersih yang selama ini digunakan warga, ikut terseret banjir.

Koordinator Coorporate Social Resposibility (CSR) PT.Medco Papua Hijau Selaras MPHS-TCG, Andreas Oldry Tunay, mengatakan masalah air bersih menjadi perhatian dan bentuk kepedulian perusahaan kepada warga setempat.

Apalagi posisi perusahaan yang bergerak di bidang Kelapa Sawit ini hanya berjarak 3 kilo meter dari Kampung Manggupi.

“Ada 40 karton air mineral yang diserahkan di posko tanggap bencana di kampung Manggupi, hari Jumat kemarin,” jelas Andreas, Minggu (5/1/2020) via ponsel.

Selain itu, juga ada bantuan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Pasokan air bersih ini akan dilakukan selama warga membutuhkannya.

Penanganan banjir Sidey

Foto : Penanganan banjir Sidey oleh BPBD Papua Barat, BPBD Manokwari bersama PT. MPHS dan warga setempat.

“Ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kami, karena posisi perusahaan juga tidak terlalu jauh dengan kampung tersebut,” bebernya.

Rupanya selain terganggu dengan air bersih, sejumlah warga di sekitar lokasi ini juga dilaporkan terserang penyakit Diare.

Saat menyerahkan bantuan air bersih, pihaknya juga membantu salah seorang warga kampung yang terserang penyakit Malaria, guna mendapat perawatan medis.

“Senin besok kita juga akan membawa warga yang terserang penyakit Diare ke klinik perusahaan, terutama anak-anak,” bebernya.

Banjir yang melanda Kampung Manggupi dan sekitarnya terjadi Jumat (27/12/2019) malam. Akibatnya sempat memutuskan akses lalu lintas jalan Trans Papua Barat dan merendam beberapa rumah warga.

Mereka yang hendak melintasi jalan tersebut pun harus rela menunggu. Dan proses penormalan baru dilakukan sehari kemudian dengan menggunakan alat berat Eksavator dan Buldozer. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan