Rumah Generasi Tangguh di Manokwari, Lahirkan Anak Cerdas Berkarakter



Foto : Pencanangan pembangunan Rumah Generasi Tangguh di Manokwari, oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, Senin (29/6/2020). (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Rumah Generasi Tangguh Lembaga Pembinaan dan Pelayanan Konseling Keluarga (LP2KK) bakal hadir di kabupaten Manokwari.

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan mengatakan kehadiran Rumah Generasi Tangguh untuk mendidik sekaligus membentuk karakter anak usia dini.

“Seorang anak tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki iman yang kuat. Pendidikan untuk anak-anak kita sangat penting,” jelasnya usai meletakan batu pertama pembangunan Rumah Generasi Tangguh, Senin (29/6/2020).

LP2KK juga membawahi PAUD Cahaya Kasih yang didirikan 12 Tahun dalam mendidik anak-anak usia dini. Dan kini telah menghasilkan puluhan lulusan siswa usia dini ke tahap pendidikan selanjutnya.

Gubernur mengaku dukungan Pemprov Papua Barat terhadap LP2KK, tetapi juga mengingatkan para orang tua untuk mendukung kehadiran Rumah Generasi Tangguh.

“Jangan cari di luar, sekolahkan anak-anak usia dini di sini karena sudah tersedia,” pesannya.

Diharapkan pembangunan Rumah Generasi Tangguh diselesaikan tepat waktu, agar bisa mendidik anak usia dini sesuai harapan. Di sisi lain, panitia pembangunan juga diingatkan transparan.

Ketua LP2KK, Pdt. Sherly Parinusa ST.h mengungkap PAUD Cahaya Kasih baru saja menamatkan 60 anak usia dini dan kini sedang membuka pendaftaran.

Ia berterimakasih atas perhatian Gubernur, namun mengaku tidak mudah mencapai sebuah perubahan positif di lingkungan Sanggeng.

“Kita mendidik anak agar kelak menjadi generasi tangguh, sekaligus menghapus stigma Sanggeng sebagai daerah merah,” ujarnya.

Sherly mengaku 90 persen anak-anak yang bersekolah di PAUD Cahaya Kasih, merupakan orang asli Papua. Orang tua mereka juga hanya bekerja sebagai tukang ojek, nelayan. Meski demikian, pihak PAUD tidak menuntut soal biaya.

“Karena semua anak berhak mendapat pendidikan yang layak. Kita tidak hanya menamatkan anak dari PAUD, tetapi bagaimana menciptakan karakter anak yang kuat,” bebernya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK, MS.I, Kepala Kantor Kanwil Agama, Sudirman Simanihuruk, anggota DPR Papua Barat, Nele Tallo dan perwakilan Klasis GKI Manokwari. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan