Satgas Siapkan Faskar, Isolasi Mandiri Berpotensi Tularkan COVID-19



Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 kabupaten Manokwari, drg. Hendri Sembiring. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten Manokwari, saat ini sedang mencari lokasi untuk dijadikan Fasilitas Karantina pasien COVID-19.

Hal ini sesuai dengan petunjuk Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Sesuai rencana, Balai Perindakop disiapkan sebagai fasilitas karantina pasien COVID-19 di Manokwari.

“Kita sedang berjuang agar mendapat lokasi untuk dijadikan tempat fasilitas karantina,” sebut Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 kabupaten Manokwari, drg. Hendri Sembiring, Jumat (2/10/2020).

Ia mengaku ada rencana untuk menggunakan salah satu hotel di daerah ini sebagai lokasi fasilitas karantina. Tetapi itu dikhawatirkan bisa menularkan virus bagi warga sekitar.

“Saat ini tercatat 112 pasien COVID-19 yang karantina secara mandiri. Mereka harus masuk ke fasilitas karantina, karena isolasi mandiri berpotensi menularkan virus bagi keluarga mereka,” bebernya.

Untuk memantau perkembangan kesehatan pasien yang menjalani karantina mandiri, petugas kesehatan menggunakan cara video call melalui HP.

Pasalnya, ada semacam ketakutan warga jika petugas mendatangi rumah, dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap beserta mobil ambulance.

“Sudah ada stigma yang kuat di masyarakat, kalau petugas datang ke rumah dengan APD lengkap, warga sekitar tentu khawatir,” ungkap Sembiring.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan mengungkap per Kamis (1/10/2020), tercatat 45 pasien COVID-19 yang dirawat di RSU Rujukan Provinsi Papua Barat.

“Hari ini juga akan ada tambahan beberapa pasien,” kata Otto.

Sejauh ini ruang isolasi pasien COVID-19 di RSU Rujukan Provinsi Papua Barat di Manokwari, berkapasitas 50 pasien. Jika melebihi jumlah itu, otomatis harus mencari tempat untuk dijadikan fasilitas karantina sementara pasien.

Jumat siang, Satgas COVID-19 Manokwari, bersama Pjs Bupati Manokwari, Roberth Rumbekwan dan sejumlah pejabat terkait termasuk Kepala Dinas Kesehatan Otto Parorongan, menggelar rapat di Posko Satgas Gedung Wanita.

Mereka membahas lokasi yang siap dijadikan tempat karantina bagi pasien COVID-19 di Manokwari Papua Barat. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan