Vaksinasi Massal Targetkan 3 Ribu Orang di Manokwari



Vaksinasi COVID-19 digelar terpusat di Gedung Wanita bagi pejabat publik hingga Lansia, Senin (22/3/2021) di Manokwari Papua Barat. (snn/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Vaksinasi COVID-19 secara massal di Manokwari, Papua Barat, menargetkan 3.000 orang. Pelaksanaan terpusat di Gedung Wanita, dimulai Senin (22/3/2021) dengan sasaran pelayan publik dan warga lanjut usia.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Papua Barat, Otto Parorongan mengatakan vaksinasi COVID-19 dilakukan hingga tiga hari ke depan hingga Rabu (24/3/2021). Pelayanan Vaksinasi berlangsung pukul 09.00-13.00 WIT.

“Antusias warga cukup baik. Sejak pagi mereka sudah mengantre untuk mendapat nomor antrean. Ini vaksin ke dua setelah vaksin massal pertama untuk pejabat dan TNI/Polri,” jelas Otto.

Menurutnya alasan vaksinasi COVID-19 secara massal digelar terpusat lebih kepada efektifitas, karena kekhawatiran banyak instansi atau undangan yang tidak hadir.

Selain itu, pelaksanaan terpusat juga bertujuan agar masyarakat mengetahui, datang serta melihat secara langsung proses vaksinasi.

Vaksinasi COVID-19 secara massal di Manokwari. (snn/nn)

Sedikitnya 150 petugas termasuk tenaga Vaksinator dilibatkan. Mereka berasal dari beberapa unit kesehatan diantaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Papua Barat, RSUD Manokwari, RS Bhayangkara, RS Dimara dan puskesmas.

Secara menyeluruh, belum ada keluhan berarti dari peserta vaksin di hari pertama. Antusias warga yang ingin divaksin secara tidak langsung menunjukan kesadaran meningkat akan bahaya pandemi COVID-19 yang hingga kini masih berlangsung.

Meski demikian, suntikan vaksin ini tak lantas membuat masyarakat acuhkan protokol.kesehatan.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, jangan anggap sudah divaksin sehingga bebas dari COVID-19,” singkatnya.

Peserta vaksin diwajibkan belum pernah terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 3 bulan terakhir. Calon penerima vaksin diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP), istirahat secukupnya serta menjaga kondisi tubuh.

Pelayanan sewaktu-waktu bisa dihentikan jika jumlah sasaran per hari terpenuhi. Jika sehari ditargetkan 1.000 orang divaksin, berarti hingga Rabu nanti ada sekira 3.000 orang. (snn/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan