Nakes Kaimana Dilatih Soal Penanganan Infeksi Laten Tuberkolosis

Sosialisasi ILTB oleh Dinkes Kabupaten Kaimana

KAIMANA – Dinas Kesehatan menggelar pelatihan bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) terkait dengan penanganan dan terapi pencegahan Infeksi Laten Tuberkolosis (ILTB).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat mengatakan, kegiatan itu merupakan upaya pencegahan perkembangan TBC.

“Kita libatkan nakes dari 10 Puskesmas di Kaimana dalam pelatihan ini. Kami juga libatkan pengelola program TB, Dokter dan farmasi di RSUD. Pelatihan ini agar mereka paham tentang pencegahan ILTB dan sistem alur pengobatan TB yang baru,” ungkap Jubair saat membuka pelatihan di salah satu hotel di Kaimana, Selasa (1/8/2023).

Kata dia, terapi pencegahan tuberkulosis adalah serangkaian pengobatan dengan satu jenis obat anti tuberkulosis yang diberikan untuk mencegah perkembangan TBC. Ini dilakukan mengingat pasien TBC di Kaimana cukup tinggi.

“Di Kaimana, pasien TBC terbanyak dirawat di Puskesmas dan RSUD Kaimana,” ungkapnya, lalu mengatakan beberapa sample pasien TBC akan segera dikirim untuk dilakukan pengecekan laboratorium agar bisa mendapat terapi pengobatan.

Kasus TB di Kaimana

Rumakat mengungkap, kasus TB di Kaimana tahun 2023 yang dilakukan test HIV sebanyak 80 orang. Dari jumlah itu, pasien TB dengan HIV positif sebanyak 27 orang, pasien TB HIV positif yang mendapatkan ART 19 orang dan pasien TB HIV positif yang mendapatkan obat paket (PPK) sebanyak 15 orang.

“Setiap pasien yang mendatangi puskesmas dan RSUD wajib untuk ditawarkan test TB maupun test HIV.

Lanjut kata dia, jumlah kasus TB di Kaimana yang terduga konfirmasi bakterilogis sekira 63 orang. Terduga diagnosa TBC sebanyak 142 orang, terduga diagnosa mulai pengobatan disejumlah fasilitas kesehatan yang sama sebanyak 130 orang, terduga terdiagnosa TB dan TBC di fasilitas lain sebanyak 12 orang.

(REN/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *