Ini Lima Poin dari Kolaborasi Pertamina dengan Kejagung

Rilis



Mou Pertamina dan Kejaksaan Agung RI, Rabu (25/11/2020) di Jakarta. (Comrel MOR 8)

MAKASSAR, NokenNews.com – PT. Pertamina berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung RI, guna menjaga kelancaran proyek strategis Nasional. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dan Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanudin di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Lima (5) poin kerja sama ini, diantaranya bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan lingkup kerja sama pemberian pendapat hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain.

Kedua, Bidang Intelijen dengan lingkup kerja sama dukungan pengamanan proyek pembangunan strategis dan/atau percepatan investasi Pertamina.

Ketiga, Bidang Pemulihan Aset Perusahaan dengan lingkup kerja sama pemulihan aset terkait tindak pidana dan/atau aset lainnya.

Keempat, Bidang Tindak Pidana Umum dengan lingkup kerja sama pertukaran data, informasi, keahlian, serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan penegakan hukum dan penguatan kelembagaan.

Kelima, Bidang Pendidikan dan Pelatihan dengan lingkup kerja sama pengembangan serta peningkatan SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan.

“Pertamina memastikan ketahanan energi melalui 4A+1S, yaitu Availibility, Accesibility, Affordibility, Acceptability dan Sustainability,” kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Menurutnya, Pertamina dituntut memastikan tersedianya energi untuk masyarakat dan sampai ke seluruh pelosok Indonesia. Untuk itu dibutuhkan dukungan penuh dari semua pihak, termasuk masyarakat.

“Banyak project, bahkan project sangat besar berskala Nasional tengah kami jalani untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut,” sambung Nicke.

Dan, kolaborasi ini diturunkan hingga Perjanjian Kerjasama (PKS) yang ditandatangani para direksi Pertamina dengan para Jaksa Agung Muda, serta para Executive GM/GM Pertamina di unit operasi dengan para Kepala Kejaksaan Tinggi di seluruh wilayah Indonesia.

“Jika Pertamina membutuhkan pendapat dan masukan terkait masalah hukum, pendampingan dan SDM, Kejaksaan siap memberikan masukan,” tambah Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanudin.

Pertamina juga memberi bantuan sarana dan prasarana (CSR) berupa 2 (dua) unit mobil ambulance dan 2 (dua) unit mobil jenazah kepada Rumah Sakit Umum Adhyaksa. (rls/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan