Percepat Bantuan Pandemi Covid-19, BKPM Fasilitasi Izin Alat Kesehatan



Foto : Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia. (Istimewa)

JAKARTA, Nokennews.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendukung layanan percepatan untuk permohonan perizinan, khusus terkait alat kesehatan (alkes) seperti Alat Pelindung Diri (APD), Disinfektan dan pembersih tangan (hand sanitizer).

Fasilitasi ini dilakukan dengan memanfaatkan sistem Online Single Submission (OSS) BKPM, serta mengoptimalkan pemantauan melalui Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI).

Plt. Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM, Yuliot, dalam keterangan pers Jumat (27/3) sore, mengungkap layanan ini dalam upaya merespon Pandemi Covid-19 yang tengah dihadapi.

“Fasilitasi bagi perusahaan melalui OSS adalah Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Industri, Izin Operasional/Komersial. Selanjutnya masuk dalam sistem Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk Sertifikasi Produksi, Izin Edar dan Distribusi. Integrasi sistem di Kemenkes ke dalam sistem OSS telah mempercepat perizinan,” terangnya.

Sehari sebelumnya, fasilitas percepatan izin kesehatan telah dimanfaatkan beberapa perusahaan, antara lain PT. Daedong Indonesia, Agung Sedayu Group dan PT Eagle Indo Pharma (Caplang).

Perusahaan-perusahaan ini memiliki fasilitas produksi untuk alat-alat kesehatan yang diperlukan dalam penanganan wabah Covid-19.

Edy  H. Tjugito, owner PT. Eagle Indo Pharma produsen Caplang, mengaku produk hand sanitizer yang dibuat awalnya hendak diekspor.

Tetapi demi membantu pemerintah dalam menangani wabah Covid-19, akhirnya perusahaan meminta bantuan BKPM untuk mendapat izin edar di dalam negeri.

“Prosesnya cepat, kami sangat terbantu untuk menyiapkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat saat ini. Kami sangat berterima kasih atas dukungan kepala BKPM Pak Bahlil dan kesigapan timnya,” ungkap Edy.

Jumlah permohonan izin alat kesehatan mengalami peningkatan sejak awal Februari 2020. Peningkatan tertinggi mencapai 1.255 izin, tanggal 9-15 Maret 2020.

Kenaikan ini merupakan respon dari pelaku usaha terhadap wabah Covid-19 yang menjadi pandemi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. (Boy/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan