Papua Barat Optimis Bisa Tuntaskan  Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

Papua Barat Optimis Tunaskan Stunting dan Kemiskinan Ektrim.

MANOKWARI – Pemerintah Papua Barat terus optimis bisa menangani stunting hingga mencapai angka 14 persen serta mencapai angka nol untuk kemiskinan ekstrim.

“Kita optimis dua hal ini. Stunting dibawah 14 persen kemiskinan ekstrim harus nol. Ingat Kesepakatan kita, tata kelola ada 1-13, Intervensi spesifik ada 1-6 dan Intervensi sensitif ada 1-5,” ungkap Pj Sekda Papua Barat, Dr. Jacob S Fonataba, saat menutup FGD evaluasi Stuting, Selasa (3/10/2023).

Pj Sekda lalu mengapresiasi intervensi langsung untuk dua penanganan itu yang diberikan oleh TP- PKK Papua Barat, TNI dan Polri di Provinsi ini.

“Keseriusan ini kami harapkan bisa membawa Papua Barat mencapai target. Pj Gubernur sangat serius akan hal ini, makanya beliau bilang kita jangan jalan tapi berlari,” pesannya.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, optimis provinsi ini mencapai target penanganan stunting 14 persen.

“Sesuai survei gizi indonesia (SSGI) tahun 2022, Papua Barat mencatat 13,39 persen prevalensi stunting semester I per Juni 2023. Saya optimis, bahkan bisa lebih dari target,” ungkapnya saat membuka FGD tersebut, Selasa siang tadi.

(ELS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *