10 ASN Positif COVID-19, Muncul Klaster Baru di Manokwari ?



Foto : Direktur RSUD Rujukan Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Sepuluh ASN Pertanahan, dinyatakan positif COVID-19. Mereka dalam penanganan medis dan dirawat secara terpisah.

Direktur RSUD Rujukan Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, membenarkan 2 diantaranya dirawat di RSUD Rujukan.

“Ada yang dirawat di klinik, di faskes pemkab dan ada juga yang isolasi secara mandiri di rumah,” jelasnya, Senin (31/8/2020).

Temuan kasus berawal dari hasil swab positif satu ASN Pertanahan yang dirawat di sebuah klinik swasta di Manokwari. Ia sempat mengalami gangguan pernapasan.

Setelah tracing kontak, ditemukan 9 ASN Pertanahan lain yang juga positif COVID-19.

Selain 2 ASN Pertanahan, satu ASN BPKP juga dirawat di RSUD Rujukan. Satu ASN Dinas Pendidikan provinsi Papua Barat, juga sempat dirawat tetapi dipastikan sembuh dan siap pulang.

“Lima orang masih dirawat di RSUD Rujukan, 4 ASN, 1 anggota BKO Kodam Kasuari dan 1 masyarakat. Satu ASN segera pulang, saya baru tandatangani surat keluarnya,” beber dr. Arnold.

Khusus untuk anggota BKO Kodam XVIII/Kasuari, sudah 11 kali bahkan akan dilakukan pengambilan swab yang ke 12. Hal ini dilakukan sesuai dengan protap kesehatan dari Kemenkes RI, yang baru.

“Beberapa hari lalu, empat rekannya anggota BKO sembuh dan sudah kembali ke kesatuan. Tinggal satu saja yang dirawat sejak 17 Juli 2020,” paparnya.

Dijelaskan follow up swab saat ini dilakukan per 4 hari sejak pengambilan pertama. Jika awalnya dilakukan setelah 14 hari, kini dilakukan setelah 10 hari.

“Sebelumnya difollow up 14 hari setelah didiagnosa positif. Sekarang sesuai kebijakan baru, protokol kesehatan dirubah dari 14 hari ke 10 hari. Follow up swab dilakukan per hitungan empat hari saja,” kata dr. Arnold lagi.

Secara umum ia melihat adanya trend peningkatan kasus positif COVID-19 di Papua Barat. Jumlah kasus positif yang mencapai angka 700-an, ditambah dengan sejumlah daerah yang berubah dari zona hijau ke merah.

“Bintuni kembali merah sempat bertahan dua bulan. Maybrat yang awalnya bertahan di zona hijau, sudah ada positif. Jika kita lengah, bukan tidak mungkin positif tembus 1.000,” singkatnya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan