5.510 Unit Rumah Layak Huni Dibangun di Papua Barat 2020



Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Papua II Kementerian PUPR, Ir. Yance Pabisa. (els/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
melalui Direktorat Jenderal (Ditjen)
Perumahan, memetakan dua kategori dalam pembangunan rumah layak huni, dataran dan pegunungan-daerah terpencil.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Wilayah Papua II
Kementerian PUPR, Ir. Yance Pabisa mengatakan sebanyak 5.510 unit rumah layak huni dibangun Tahun 2020 di Papua Barat.

“Untuk yang dataran sekitar perkotaan mendapat bantuan stimulan Rp.21 juta, sementara di pegunungan dan daerah terpencil mendapat stimulan Rp.37,5 juta,” ujarnya, Rabu (30/9/2020) di Manokwari.

Ia mengaku stimulan berupa swakelola ini bertujuan agar masyarakat selain mendapat rumah layak huni, juga bekerja sebagai tukang dan mendapat penghasilan tambahan.

“Kita tidak langsung memberikan uang, tetapi dalam bentuk bahan bangunan. Istilahnya padat karya, ikut melibatkan masyarakat setempat dalam pekerjaan rumah itu,” bebernya.

Realisasi bantuan stimulan ini akunya sudah hampir 100 persen dan ribuan rumah yang dibangun tersebut secara fisik sudah mencapai 60 persen. Program rumah layak huni ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat.

Untuk itu diharapkan program yang sama untuk Papua Barat, bisa kembali hadir tahun 2021. Tetapi, harus disertai data valid dari pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten/kota di Papua Barat.

“Sasaran program ini tentu harus benar-benar bagi masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni. Kami juga berkoordinasi dengan pemprov Papua Barat dan kabupaten/kota, untuk data yang valid,” singkatnya. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan