Aksi Walk Out Warnai Pembahasan LKPJ 2019 Raja Ampat



Foto : Ketua Fraksi Golkar DPRD Raja Ampat, Martinus Mambraku. (red/nn)

WAISAI, Nokennews.com – Aksi Walk Out mewarnai jalanya rapat pleno pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2019 kabupaten Raja Ampat, Senin (13/7/2020). Dengan alasan beda pendapat, sedikitnya tujuh anggota DPRD memilih meninggalkan rapat.

Walk Out para anggota DPRD asal Fraksi Golkar ini, dipimpin ketua fraksi, Marthinus Mambraku. Menurutnya, agenda rapat pleno seharusnya bukan membahas LKPJ.

Sehari sebelumnya DPRD Raja Ampat, menerima aspirasi masyarakat terkait LKPJ 2019 yang belum diterima dan disahkan, tetapi mendapatkan predikat WTP dari BPK RI.

“Itulah alasan kenapa Fraksi Golkar walkout dari ruang rapat, karena pimpinan DPRD telah menerima tuntutan yang demo kemarin,” bebernya.

Dirinya menilai agenda rapat hari ini seharusnya membahas tuntutan masyarakat, sebelum pembahasan LKPJ 2019.

Mantan kepala BAPPEDA kabupaten Raja Ampat ini menegaskan apa pun aspirasi rakyat harus didahulukan. Dan, alasan Walk Out dari rapat merupakan sikap untuk menjaga marwah DPRD di mata masyarakat.

“Masyarakat bertanya dengan bentuk demo kemarin yang dirangkum dalam beberapa poin tuntutan. Sepatutnya kita bahas hal itu baru kemudian lanjut LKPJ, jika sudah ditemukan jalan keluar,” singkatnya. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan