ASN Diimbau Tak Mudik Lebaran, Gubernur Pabar Siapkan Sanksi Tegas



Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. ASN diimbau tak mudik Lebaran tahun ini. (red/nn)

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan sanksi tegas menanti ASN yang tetap nekat melakukan perjalanan mudik. Warning ini dilontarkan gubernur dalam sebuah kesempatan di Sorong, Papua Barat belum lama ini.

Aturan larangan mudik telah dikeluarkan melalui surat edaran Satgas COVID-19 dan berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia, tak terkecuali Papua Barat.

“Sudah dilarang tapi mudik, ada sanksinya. Apalagi bolos kerja karena terlambat pulang mudik. Sanksi tegas bagi ASN salah satunya penundaan kenaikan pangkat,” terang gubernur.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat di Papua Barat, mematuhi anjuran pemerintah yang melarang mudik Lebaran tahun ini. Kebijakan itu demi menekan penyebaran COVID-19 yang masih berlangsung saat ini.

ASN pun diminta tak seenaknya melakukan perjalanan mudik Lebaran. Selain masih dalam situasi pandemi COVID-19, bisa juga bolos saat hari pertama masuk kerja usai Lebaran.

Pemprov Papua Barat, juga akan berkoordinasi dengan Polda Papua Barat, untuk mengetatkan pengawasan larangan mudik, terutama bagi ASN.

Sebelumnya, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing SIK, M.Si mengaku pengawasan ketat dilakukan dengan penempatan personil di wilayah perbatasan antar kota dan wilayah perairan.

Antisipasi ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, terutama masyarakat yang tetap berkehendak melakukan perjalanan mudik melalui transportasi laut.

Sementara, PT. Pelni mengeluarkan kebijakan mengistirahatkan pelayaran kapal penumpang 6-17 Mei 2021, sesuai arahan pemerintah pusat. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan