ASN Diingatkan Netral, Kamudi Ajak Warga Mansel Nyoblos, No Golput



Penjabat bupati Manokwari Selatan, Musa Kamudi. (Foto : pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Penjabat bupati Manokwari Selatan, Musa Kamudi mengingatkan netralitas ASN jelang Pilkada serentak, 9 Desember 2020. Akan ada sanksi bagi ASN yang kedapatan terlibat dalam politik praktis di wilayah itu.

“Ada sanksinya. Saya akan koordinasi dengan Bawaslu Manokwari Selatan, untuk mengawasi ASN saat masa kampanye,” terangnya usai pelantikan 5 penjabat bupati di Manokwari, Sabtu (26/9/2020).

Menurutnya sanksi dengan efek jera bagi ASN yang terlibat politik praktis, harus tegas. Misalnya ASN yang kedapatan terlibat langsung dalam kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Itu tidak boleh. Benar-benar dilarang. Sebagai ASN harus bersyukur apalagi saat pandemi COVID-19. Hak-hak ASN tetap diberikan, jangan mencari keuntungan di Pilkada,” jelasnya.

Di sisi lain, seluruh masyarakat Manokwari Selatan, diajak berpartisipasi dalam ajang pesta demokrasi Pilkada. Meski hanya satu pasangan yang maju Pilkada, namun partisipasi politik di daerah itu, diharapkan meningkat.

“Semua warga yang berhak memilih ikut berpartisipasi. Mari jadikan Manokwari Selatan, sebagai contoh partisipasi pemilih. Coblos yes, no Golput,” pesannya.

Musa Kamudi, dilantik sebagai penjabat bupati Manokwari Selatan dan bertugas selama 71 hari, terhitung 26 September hingga 5 Desember 2020.

Pilkada kabupaten Mansel, hanya diikuti satu pasangan calon, Markus Waran dan Wempy Rengkung. Meski demikian, KPU setempat belum menggelar penetapan kedua calon petahana ini. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan